KampungBerita.id
Kampung Raya Olahraga Surabaya Teranyar

Terinspirasi Lagu Franky dan Jane Sahilatua, AH Thony Bangun Lapangan Ice Skating di Surabaya yang Panas

Ketua Pengprov FISI Jatim, AH Thony meninjau lapangan ice skating di Jalan Embong Malang, dekat Gedung Go Skate yang masih tahap uji coba.@KBID-2024.

KAMPUNGBERITA.ID-Berjalan di bawah lorong pertokoan Di Surabaya yang panas

Debu-debu ramai beterbangan Di hempas oleh bis kota

Itulah sepenggal lirik lagu ‘Bis Kota’ yang populer dinyanyikan oleh Franky dan Jane Sahilatua. Lagu ini menginspirasi Ketua Pengprov Federasi Ice Skating Indonesia (FISI) Jatim, AH Thony, bagaimana di Surabaya yang cuacanya cukup panas ini ada lapangan es, tentu ini akan menarik.

Karena itulah, AH Tony melakukan lobi-lobi ke berbagai pihak yang punya kompetensi untuk membangun lapangan ice skating. Sebab, dia ingin menjadikan Surabaya sebagai kota internasional dan ada atlet-atlet ice skating yang muncul dan berprestasi di kancah nasional maupun internasional, kaitannya dengan keolahragaan.

AH Thony sempat melirik Taman Remaja Surabaya (TRS) di mana di belakangnya ada kolam renang. Dia membayangkan kalau di depan kolam renang ini ada lapangan ice skating, maka di situ akan menjadi sport tourism. Olahraga itu bisa dinikmati turis untuk bersenang-senang, untuk hiburan dan lain sebagainya.

“Hiburannya ya melihat ice skating itu. Apalagi di ice skating punya tiga disiplin atau nomor yang dilombakan, yakni figur skating, short track speed skating, dan ice dancing. “Yang ice dancing ini yang asyik karena berpasangan. Semuanya diiringi musik,” ungkap dia, Rabu (12/6/2024).

Setelah melakukan pendekatan, kata Thony, tampaknya Bu Febri bersedia membangun lapangan ice skating. Namun, sebelumnya ia memberi gambaran bahwa membangun lapangan ice skating itu cukup mahal, dan susah untuk cari untung. Apalagi, ia (Febri) sudah berpengalaman di sejumlah tempat.

“Untuk Surabaya, Bu Febri belum menghitung sebagai satu tempat untuk lapangan ice skating. Tapi berkat diplomasi saya yang punya visi ingin Surabaya menjadi kota level dunia, akhirnya beliau bersedia membantu,” beber dia.

Sementara ini di Surabaya sendiri sudah ada dua lapangan ice skating, yakni di Maspion Square Jalan A.Yani dan di lahan milik Pakuwon di Jalan Embong Malang, dekat Gedung Go Skate.

AH Thony yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya ini mengaku, untuk lapangan ice skating di Jalan Embong Malang, pihaknya dipinjami lahan oleh Pakuwon. “Kita bersyukur karena tidak dipungut sewa lahan. Tapi konsekuensinya, kita harus membangun sendiri lapangan es tersebut dan itu biayanya tidak murah. Sekarang masih tahap uji coba lapangan, “jelas dia.

Ke depan, Thony berharap rink-rink ice skating yang hadir bisa menggairahkan dunia sport and tourism di Surabaya. Selain itu, keberadaan rink-rink ice skating itu juga tak sekadar sebagai wahana bermain, tapi juga untuk menjaring atlet-atlet muda di Jatim agar bisa berkibar merebut prestasi terbaik.

Politisi Partai Gerindra ini menyadari, olahraga ice skating ini masih tergolong baru di Indonesia. Karena itu, Pengprov FISI Jatim gencar melakukan sosialisasi dan mempromosikan olahraga ini ke publik. Harapannya, dapat mengubah olahraga yang sekadar hobi ini menjadi olahraga berprestasi, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Bahkan, lanjut dia, Pengprov FISI Jatim akan berkolaborasi dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jatim dan KONI Jatim untuk memajukan dan mengembangkan olahraga ice skating ini.

Selain Surabaya, lanjut AH Thony pihaknya juga akan membentuk kepengurusan di kabupaten/kota di Jatim sebagai anggota Pengprov FISI Jatim, seperti Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, dan Gresik. Daerah-daerah tersebut cukup dekat ke rink-rink ice skating yang ada di Surabaya. Namun secara bertahap, Pengprov FISI Jatim juga akan melakukan pengembangan ke Malang Raya, Madiun Raya dan wilayah Tapal Kuda. “Sehingga nantinya bisa melahirkan skater dan atlet-atlet potensial dari kabupaten/kota lainnya, “tandas dia.

Cabor ice skating sendiri, beber AH Thony, baru diterima menjadi anggota Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Jatim pada 29 April 2024. Meski demikian, Pengrov FISI Jatim punya keinginan besar suatu saat cabor ini bisa dipertandingkan di arena Pekan Olahraga Nasional (PON).

Hanya saja, untuk PON XXI 2024 Aceh- Sumatra Utara (Sumut) yang rencananya digelar September 2024, cabor ice skating ini belum bisa dipertandingkan secara resmi, meski sudah terbentuk kepengurusannya di tujuh provinsi.

” Untuk PON XXI 2024 Aceh-Sumut nanti, cabor ice skating ini hanya ekshibisi. Baru akan dipertandingkan secara resmi pada PON XXII 2028 NTT-NTB, “ungkap AH Thony.

Seperti diketahui ada delapan cabor yang akan dipertandingkan sebagai ekshibisi di PON XXI 2024 Aceh-Sumut. Kedelapan cabor itu adalah ice skating, padel, teqball, floorball, pickleball, mix martial art, bola tangan pantai, dan panahan berkuda (horseback archery).

Meski hanya pertandingan ekshibisi, namun menurut AH Thony, Pengprov FISI Jatim akan mempersiapkan atlet-atlet ice skating Jatim sebaik mungkin, sebelum tampil di Asean Winter Games dan Sea Games 2025.

“Banyak atlet kita (Indonesia) yang punya posisi di sana. Bahkan, Uni Skating Internasional (ISU) memberikan support untuk kemajuan Indonesia,”pungkas dia. KBID-BE

Related posts

Temu Kangen Alumni SMPN 1 Turen Meriah, Pementasan Opera Jadi Momen Mengenang Masa SMP

Baud Efendi

Kunjungi Pabrik Pembuatan APD, Gubernur Khofifah: Jatim Butuh 1 Juta Setiap Bulan

RedaksiKBID

300 Warga Kota Mojokerto Ikuti Tujuh Jenis Pelatihan Kerja

RedaksiKBID