KampungBerita.id
Kampung Raya Politik & Pilkada Surabaya Teranyar

Kader yang Terpilih Masuk Pengurus DPC PPP Surabaya 2026-2031 Harus Siap Tempur

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya dari PPP, Agus Mashuri.@KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID-Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Surabaya ke-X menjadi momentum penting dalam regenerasi kepengurusan sekaligus memperkuat struktur partai menghadapi kontestasi politik mendatang.

Anggota DPRD Kota Surabaya dari PPP, Agus Mashuri berharap Muscab kali ini mampu melahirkan sosok pengurus baru yang lebih solid, kompeten, dan berdampak positif bagi kemajuan partai ke depan. “Harapan ke depan munculnya pengurus baru yang bisa membawa PPP menjadi lebih baik,” ujar dia, Senin (20/4/2026).

Dia menyebut, tantangan menuju Pemilihan Legislatif (Pileg) 2029 akan semakin berat seiring meningkatnya persaingan antar partai politik. Karena itu, dibutuhkan kader-kader yang militan dan siap bekerja keras untuk memenangkan kontestasi. “Pileg ke depan membutuhkan kerja keras karena persaingan semakin tinggi. Maka kader yang dipilih harus benar-benar militan dan siap tempur,”tandas dia.

Agus menambahkan, proses pemilihan pengurus harus dilakukan secara selektif dan terukur. Peran tim formatur dinilai krusial dalam menyusun struktur kepengurusan yang efektif dan mampu bekerja maksimal di setiap daerah pemilihan (Dapil). “Formatur harus bisa mengoordinasikan serta mengusulkan nama-nama yang benar-benar mampu membawa dampak positif bagi PPP di setiap dapil,” jelas Agus.

Terkait komposisi pengurus baru, Agus menyebut hingga saat ini belum ada nama yang diajukan ke tingkat pusat. Muscab yang telah digelar masih berada pada tahap musyawarah awal sebelum masuk ke proses pembentukan formatur. “Belum ada nama yang diusulkan. Masih tahap musyawarah, selanjutnya akan dibentuk formatur dari unsur PAC, DPC, DPW hingga DPP,”jelas dia.

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya ini juga mengungkapkan bahwa sesuai prosedur partai, penyusunan kepengurusan baru ditargetkan rampung dalam waktu sekitar 20 hari kerja setelah Muscab. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi kekosongan kepengurusan pasca demisionernya pengurus sebelumnya. “Targetnya sekitar 20 hari kerja hingga terbit SK kepengurusan baru agar tidak terjadi kekosongan,”tegas dia.

Lebih jauh, Agus menekankan pentingnya penguatan struktur partai hingga tingkat bawah, mulai dari ranting, PAC, hingga DPC. Menurut dia, kepengurusan tidak boleh sekadar formalitas, melainkan harus diisi oleh individu yang memahami tugas dan fungsi serta siap bekerja aktif. “Pengurus jangan hanya sekadar nama. Mereka harus paham tupoksi dan benar-benar bekerja. Kita butuh struktur yang kuat dari tingkat ranting hingga DPC,” tegas dia.

Agus berharap proses seleksi kepengurusan dalam Muscab ini mampu menghasilkan kader-kader yang benar-benar siap menghadapi kontestasi politik 2029. “Harapan kami, kader yang terpilih benar-benar siap tempur. Jangan hanya tercantum namanya, tetapi tidak berkontribusi,” pungkas dia.KBID-BE

Related posts

DKPP Sumenep-SMSI Jatim Dukung Pemerintah Wujudkan Swasembada dan Ketahanan Pangan

Baud Efendi

Tak Diambil Pemilik, Ratusan Motor Hasil Razia Mangkrak di Kantor Satlantas Polresta Sidoarjo

RedaksiKBID

DPRD Surabaya Usulkan ke Dinas Pendidikan Alokasikan Anggaran Operasional bagi Guru Pendukung Program MBG

RedaksiKBID