KampungBerita.id
Kampung Bisnis Kampung Raya Surabaya Teranyar

TPS Adakan Exercise ISPS Code, Antisipasi Ancaman Siber dan Gangguan Keamanan

Simulasi unjuk rasa sopir truk dalam Exercise of International Shop and Port Facility Security Code untuk memastikan kesiapsiagaan terhadap potensi gangguan keamanan di fasilitas pelabuhan.@KBID-2025.

KAMPUNGBERITA.ID-PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), anak perusahaan Subholding Pelindo Terminal Petikemas (SPTP), awal bulan ini menyelenggarakan Exercise of International Ship and Port Facility Security Code (ISPS Code) sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memastikan kesiapsiagaan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan di fasilitas pelabuhan.

Exercise kali ini dihadiri oleh tim Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak dan Polres Tanjung Perak. Kegiatan yang melibatkan berbagai unsur organisasi baik internal maupun eksternal ini bertujuan menguji respons, koordinasi, serta efektivitas prosedur keamanan pelabuhan dalam menghadapi skenario darurat.

Dalam simulasi, TPS diuji menghadapi tiga potensi ancaman sekaligus: unjuk rasa sopir truk, pencurian di area Container Yard (CY) serta serangan siber berjenis Distributed Denial of Service (DDoS) yang mengganggu sistem layanan operasional.

Senior Vice President K3, Lingkungan dan Keamanan TPS, I Nyoman Sudiartha, menyampaikan, bahwa latihan ini merupakan langkah untuk memperkuat ketahanan fasilitas pelabuhan terhadap ancaman yang terus berkembang, baik fisik maupun digital. “Simulasi ini bukan hanya bentuk pemenuhan kewajiban regulasi internasional, tetapi juga memastikan kesiapan kami dalam melindungi fasilitas pelabuhan yang berstatus objek vital (Obvit) nasional. Dengan latihan terstruktur seperti ini, kami dapat mengevaluasi kecepatan respons, kesiapan personel, serta efektivitas Port Facility Security Plan (PFSP) yang kami terapkan,” jelas dia.

Selain menguji respons terhadap ancaman, lanjut dia, kegiatan ini juga memberikan ruang bagi evaluasi komunikasi lintas unit, peningkatan keterampilan identifikasi risiko, serta penyempurnaan prosedur kontinjensi.

TPS berharap latihan ini dapat memperkuat budaya sadar risiko dan meningkatkan ketangguhan operasional dalam menghadapi potensi gangguan nyata di masa mendatang, termasuk ancaman siber yang semakin kompleks dan dinamis.

Dengan terselenggaranya Exercise ini,  lanjut Sudiartha, TPS menegaskan komitmennya untuk secara konsisten meningkatkan standar keamanan pelabuhan demi menjaga kelancaran arus logistik nasional dan
mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia. KBID-BE

Related posts

Ansor Tuban Berikan WiFi Gratis untuk Anak Sekolah

KBIDTuban

Resmi Dilantik Jadi Ketua Muslimat Kota Mojokerto, Ning Ita : Niat Sosial Tanpa Mengharap Apapun Kecuali Ridho Allah

RedaksiKBID

Edarkan Sabu, Kusnanto Tak Berkutik saat Dibekuk Tim Reskrim

RedaksiKBID