
KAMPUNGBERITA.ID – Setelah melewati proses perencanaan dan pertimbangan cukup panjang, pemberlakukan pembatasan sosial
bersakala besar (PSBB) di Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik akhirnya diperpanjang
Pada pelaksanaan PSBB tahap kedua yang dimulai pada 12 hingga 25 Mei mendatang itu, tentunya diperlukan sinergitas seluruh aparat maupun petugas terkait.
Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Widodo
Iryansyah berharap pada pelaksanaan PSBB tahap kedua nanti, sinergitas antar semua pihak akan lebih kokoh.
“Jangan sampai pelaksanan PSBB kedua nanti sama dengan pelaksanaan PSBB pertama,” tegas dia dalam rilisnya yang dikirim ke redaksi, Minggu (10/5).
Pejabat militer dengan dua bintang di pundak itupun nantinya juga akan melakukan penambahan personel. “Pastinya,
sinergitas juga akan ditingkatkan,” beber dia.
Pangdam menandaskan, Surabaya hendaknya dijadikan suatu acuan bagi daerah lainnya, khususnya kekompakan pimpinan daerah. Dia menilai jika terjadi suatu ketidakseimbangan dalam penanganan Covid-19 saat ini,
maka akan sulit dilakukan penerapan PSBB.
“Kami sangat berharap kesiapannya lebih bagus lagi. Sehingga rencana PSBB di daerah lainnya, khususnya Malang Raya cukup
satu kali saja,” jelas dia.
“Jangan sampai masyarakat nantinya
melanggar, dan usaha kita jadi sia-sia,” imbuh Mayjen TNI Widodo.
Seperti diketahui, selain Surabaya, Gresik, dan
Sidoarjo, beberapa wilayah di Jatim juga bakal menerapkan PSBB. Di antaranya, adalah Malang Raya yang meliputi Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Batu. Bahkan, saat ini, rencana penerapan itupun sudah memasuki proses pembahasan. KBID-BE

