KampungBerita.id
Kampung Raya Madrasah Surabaya Teranyar

PW LP Ma’arif NU Jatim Gagas Pesantren Atlet

Sekretaris PW LP Ma’arif NU Jatim, Sunan Fanani bersama Manajer Tim Sepak Bola PWNU Jatim pada Porseni NU 2023 di Solo, Abdullah.@KBID-2022.

KAMPUNGBERITA.ID-Nahdlatul Ulama (NU) didirikan pada 31 Januari 1926. Empat tahun lagi organisasi Islam terbesar itu akan menghadapi peringatan seabad atau 100 tahun.

Menurut Sekretaris PW LP Ma’arif NU Jatim, Sunan Fanani, momentum Porseni NU yang akan digelar di Solo, 14-21 Januari 2023 adalah dalam rangka menyambut seabad itu.

“Untuk membangun sebuah komitmen pasca seabad ini atau abad kedua, NU telah menyiapkan sebuah kongres yang nantinya akan kita jadikan desain, yakni membangun generasi NU mendatang menjadi generasi penerus NU yang memiliki kemampuan bisa dibanggakan,”ungkap dia.

Salah satu yang akan dilakukan adalah dakwah dalam bidang olahraga. Sunan Fanani melihat potensi atlet di Jatim sangat besar.

Sementara dalam proses Porseni NU, lanjut dia, pihaknya akan melibatkan tiga inti dari fungsi NU, yakni dakwah, pendidikan, dan membangun karakter keagamaan dari warga NU atau masyarakat Indonesia.

“Jadi tiga hal ini nantinya akan diterapkan dalam proses pembinaan, yaitu di kalangan pelajar, santri, dan mahasiswa,”tandas dia.

Karena itu, kata dia, generasi emas yang akan datang sebagai pemenuhan dari kebangkitan Indonesia juga pada era 2045, maka NU akan mampu menyumbangkan tenaga profesional dalam bidang olahraga.

“Rencana ke depan, NU akan membangun sebuah pembinaan, membangun mentalitas dari warga NU. Semua ini juga melalui pendidikan dan salah satunya akan kita gagas pesantren atlet. Di mana mereka akan kita ajarkan pendidikan akhlak dan pengetahuan keagamaan dan juga kita latih dari profesionalitas yang mereka miliki,”ungkap dia.

Dengan demikian, lanjut dia, nantinya akan banyak atlet yang masuk dalam pembinaan. Mereka akan didampingi oleh para kiai sehingga akan mendapatkan profesi itu dengan baik.

“Jadi sementara ini kita akan membangunnya dari sisi lembaga pendidikan (sekolah) dulu, yakni sekolah Madrasah Ma’arif. Nanti akan kita desain yang namanya sekolah unggulan berbasis atlet. Kalau di Dinas Pendidikan ada yang namanya sekolah olahraga, maka di Madrasah Ma’arif nanti ada sekolah berbasis olahraga dan juga pesantren berbasis olahraga,”ungkap dia.

Rencana besar tersebut diharapkan bisa terwujud di Jatim yang merupakan basis dari warga NU.KBID-BE

Related posts

Tuntaskan Jaga Perbatasan Indonesia-Malaysia, Dangartap Mayjen TNI Rudy Saladin Sambut Kedatangan Satgas Yonarhanud 8/MBC

Baud Efendi

Pemkab Bojonegoro Sosialisasi Satlinmas Pengamanan Pilkada 2024

DJUPRIANTO

Kota Surabaya Raih Penghargaan Adipura Kencana, Kebersihan Pasar Tradisional Masih Jadi Pekerjaan Rumah

Baud Efendi