KampungBerita.id
Kampung Bisnis Kampung Raya Surabaya Teranyar

Demi Jaminan Hidup Lebih Baik, Komisi D Ajak Pekerja Informal Ikut Program BPJS Ketenagakerjaan 

Komisi D DPRD Kota Surabaya menggelar rakor terkait  simbolis penerimaan uang manfaat BPJS Ketenagakerjaan atas nama Mursiti.@KBID-2025.

KAMPUNGBERITA.ID-Mursiti, istri mendiang satpam salah satu bank yang meninggal dunia menerima santunan BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp 75.860.660. Penyerahan secara simbolis dilakukan di ruang Komisi D DPRD Kota Surabaya, Selasa (24/6/2025).

Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Akmarawita Kadir menegaskan, bahwa penyerahan santunan ini menjadi bukti nyata bahwa program BPJS Ketenagakerjaan bekerja sebagaimana mestinya.

Untuk itu, dia mengajak seluruh warga, khususnya pekerja sektor informal, untuk memanfaatkan program ini demi jaminan hidup yang lebih baik.

“Ini adalah bentuk nyata bahwa BPJS benar-benar hadir memberikan jaminan bagi nasabahnya. Kami berharap semakin banyak warga Surabaya, termasuk wartawan dan pekerja informal, ikut serta dalam program ini karena manfaatnya sangat besar. Mulai dari jaminan keselamatan kerja hingga beasiswa anak,”ujar Akmarawita, Selasa (24/6/2025).

Sementara Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro yang hadir pada acara tersebut mengapresiasi Komisi D dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah bekerjasama melindungi hak-hak pekerja.

Namun, dia juga mengingatkan pentingnya tertib administrasi kependudukan. “Seringkali proses pencairan santunan tersendat karena dokumen administrasi peserta tidak lengkap atau tidak valid,” ungkap dia.

Lebih jauh, Agus Hebi mengungkapkan, saat ini baru sekitar 60 persen warga Surabaya yang terdaftar sebagai peserta BPJS. Maka dari itu, dia mengimbau agar semua pihak, termasuk insan pers, segera mendaftarkan diri.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Karimun Jawa, Sonny, mengungkapkan bahwa proses penyelesaian klaim santunan untuk Mursiti sempat menemui kendala akibat tidak lengkapnya berkas administrasi. Namun berkat koordinasi cepat bersama Komisi D dan Disperinaker, pihaknya berhasil menyelesaikannya dalam dua minggu.

Sonny juga menyampaikan bahwa beasiswa untuk anak-anak almarhum masih menunggu verifikasi dari sekolah.

“Kami siap menyalurkan beasiswa tersebut segera setelah dokumen sekolah anak-anak Mursiti masuk,” ungkap dia.

Karena itu, Sonny mengajak seluruh pekerja, baik formal maupun informal, untuk mengikuti program tersebut Dengan iuran terjangkau mulai Rp 16.000 per bulan, para pekerja informal sudah bisa mendapatkan perlindungan menyeluruh, termasuk santunan kematian, pensiun, serta beasiswa.

Dia juga menyampaikan apresiasinya atas dukungan penuh Pemkot Surabaya dalam menjamin perlindungan sosial warganya Mulai dari non ASN, RT/RW, hingga kader masyarakat.

“Sikap proaktif Pak Wali Kota sangat luar biasa. Program ini tidak hanya menyentuh ASN, tetapi juga pelayanan masyarakat. Ke depan, kami akan terus memperluas cakupan, termasuk pedagang kaki lima, tukang becak, ojol, nelayan, dan petani,” pungkas Sonny. KBID-BE

Related posts

Pimpinan dan Anggota DPRD Surabaya Mengucapkan Dirgahayu Indonesia ke-76 Tahun

RedaksiKBID

FBPD Sidoarjo Kunjungi Agrobisnis Perkebunan Pisang di Desa Grinting

RedaksiKBID

Cegah Penyakit Demam Berdarah, PSI Surabaya Fogging 10.000 Rumah Warga

RedaksiKBID