
KAMPUNGBERITA.ID-Ketua DPD Partai Golkar Kota Surabaya, Arif Fathoni menghadiri acara halal bihalal dan sarasehan tentang “Pendidikan Hukum bagi Pelajar di Kota Surabaya” yang diadakan oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kota Surabaya, Sabtu (28/5/2022) malam.
Menurut Arif Fathoni, meski dirinya harus cuti sebagai advokat kerena mengemban amanah sebagai pelayan rakyat di DPRD Kota Surabaya, tapi ilmu hukum yang pernah dia geluti masih bisa bermanfaat buat adik-adik generasi muda calon pemimpin bangsa dikemudian hari.
Toni, panggilan Arif Fathoni mengatakan, banyak topik yang muncul dari pertanyaan adik-adik IPM yang hadir malam itu. Mulai dari maraknya tawuran antar pelajar dan remaja, maupun fenomena kenakalan remaja. “Masa muda adalah masa proses pencarian jati diri plus dengan sifat quriositas atau rasa ingin tahu berlebih yang melekat pada diri anak muda,”ungkap Toni yang juga anggota Komisi A DPRD Kota Surabaya ini.
Untuk itu, dia menyampaikan, bahwa pergaulan sekitar menentukan cara pandang hidup dan kehidupan, sebagaimana pesan orang tua terdahulu.”Kalau ingin wangi bergaullah sama penjual parfum,”tandas dia.
Soal keinginan IPM Kota Surabaya untuk kampanye anti tawuran?Toni menyambut hangat ide tersebut dan Komisi A DPRD Kota Surabaya yang membidangi hukum dan pemerintahan siap mensukseskan ide tersebut. Bahkan, mantan jurnalis ini menyarankan agar memanfaatkan media sosial (medsos) sebagai sarana menjangkau anak-anak muda melalui bahasa-bahasa yang mudah dimengerti atau bahasa kekinian. Contohnya, ijab qobul saja sendirian, masak berantem keroyokan, gak mbois ah dan lain sebagainya.
Untuk itu, dia mengajak rekan-rekan organisasi pelajar dan pemuda yang lain, secara serentak bergerak untuk berkontribusi kepada Kota Surabaya. Lewat apa?”Bebas, yang penting perbuatan produktif bagi bangsa dan negara,”ungkap Toni. KBID-BE

