KampungBerita.id
Headline Teranyar

Berniat Raup Untung di Masa Pandemi, Penjual Obat Ditangkap Polisi

Polda Jatim mengamankan satu orang penjual obat tanpa izin beserta barang bukti.@KBID2021

KAMPUNGBERITA.ID – Kepolisian Daerah Jawa Timur menangkan penjual obat tanpa izin. Diduga, pelaku sengaja menjual sejumlah jenis obat untuk meraup untuk di masa pandemi.

Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta, usai Konfrensi pers di Bid Humas Polda Jatim mengatakan, Satgas Gakkum Polda Jawa Timur, yang tergabung dalam Operasi Aman Nusa II. Yang terisi gabungan, Ditreskrimum, Ditreskrimsus dan Ditresnarkoba. Telah melakukan penyelidikan hampir seminggu.

Satgas gakkum sendiri telah mendapatkan informasi dari masyarakat. Pertama terkait kelangkaan oksigen, kedua terkait dengan masalah adanya dugaan surat-surat tidak benar yang menyatakan orang bebas Covid-19 yang digunakan perjalanan, ketiga kelangkaan obat obatan yang diperlukan masyarakat.

“Hari ini kami mengungkap adanya tindakan penjualan obat obatan yang dilakukan orang yang tidak benar. Tim melakukan penyitaan 43 jenis obat obatan. Dan tersangka satu orang. Dimana obat ini dijual, bukan ditempat menjual obat seperti apotek tapi rumah biasa,” kata Kapolda Jatim, Irjen Nico Afinta, Sabtu (10/7).

Kapolda melanjutkan, kemudian jualnya juga yang bersangkutan tidak memiliki kewenangan untuk hal itu. Sehingga dikenakan ancaman 198 UU Kesehatan. Kemudian kedua, kami mengajak masyarakat untuk tidak melakukan hal seperti ini. Obat obatan sekarang dibutuhkan masyarakat yang membutuhkan sehingga kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang aktif memberikan informasi.

“Saya minta kepada masyarakat, tolong bila bukan apotek, apoteker bukan toko obat yang punya wewenang untuk itu. Kalau ada menawarkan itu salah, kalau orang cari untung jangan, sekarang masyarakat banyak yang membutuhkan,” tambah kapolda.

Sampai saat ini, jajaran polda jawa timur terus melakukan operasi yustisi. Namun kami mengajak masyarakat, bahwa kita berperang menghadapi Covid-19. Musuh kita tidak kelihatan dan selalu mengancam, pada kelengahan kita. Tidak mengenal batas tempat dan waktu.

“Namun yang terjadi banyak masyarakat masuk rumah sakit dan kemudian meninggal. Anggota polda jatim juga banyak yang terkena. Sehingga satu, mohon untuk dua minggu ini tinggal di rumah,” ujarnya.

Kedua tolong perusahaan yang bukan sektor kritikal dan esensial mengimbau karyawan untuk tinggal di rumah dulu. Kami mohon alim ulama terkait masalah idul adha atau budaya toron kita sampaikan masyarakat jangan melaksanakan budaya ini dulu.

“Sabar dulu, sebulan dua bulan ini kita harus sabar. Menangani covid. Ayo bersatu menghadapi Covid, senjata aman, yakni 5M,” harapnya. KBID-DJI-BE

Related posts

12 Tahun Lumpur Lapindo, Sejumlah Warga belum Terima Ganti Rugi

RedaksiKBID

TKD Jatim Pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin Antisipasi Potensi Golput karena Teknis

RedaksiKBID

KPK Geledah Kantor PTPN XI, Terkait Pengadaan Lahan HGU di Baluran dan Kejayan

RedaksiKBID