
KAMPUNGBERITA.ID – Hari terakhir pendaftaran bakal calon legislatif (Bacaleg) untuk Pemilihan Umum Legislatif (Pileg) 2019 berakhir kemarin (17/8). Di Surabaya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya kemarin menerima pendaftaran Bacaleg sejumlah partai politik (Parpol) seperti Partai Demokrat, Partai Golkar, PDIP, NasDem, Partai Berkarya, PPP, Gerindra dan sejumlah partai peserta pemilu yang hingga malam tadi prosesnya masih berlangsung.
Ketua Bappilu PD Kota Surabaya Herlina Harsono Njoto mengatakan, Partai Demokrat (PD) Kota Surabaya ingin menaikkan perolehan kursi 100 persen dalam Pileg 2019. Untuk itu, Demokrat sengaja mamasukan generasi milenial untuk menarik suara pemilih pemula dan kaum hawa.
Ketua Bappilu PD Kota Surabaya Herlina Harsono Njoto sengaja memasukkan generasi milenial dalam daftar 50 bacaleg yang disetorkan, salah satunya meraih suara pemilih pemula. Menurutnya bacaleg generasi milenial yang masuk berusia 22-26 tahun yang terdiri 4 laki laki dan 1 perempuan.
“Kenapa beri ruang perempuan dan anak muda karena pemilih yang paling mudah digerakkan anak muda, terus kedua kaum perempuan. Dengan masuknya anak muda dan perempuan, kami yakin bisa lebih banyak merebut suara pemilih,” katanya usai pendaftaran bacaleg di KPU Kota Surabaya, Selasa (17/7).
Selain itu, kuota perempuan PD juga melebihi dari posri yang ditentukan. “Kuota perempuan terpenuhi bakkan lebih ada 40 persen yang makin membuat kami optimis rebut 12 kursi atau naik 100 persen,” ungkap Herlina.
Herlina mengaku dengan banyaknya perempuan dan generasi milenial masuk daftar bacaleg PD menjadi modal tersendiri bagi partainya. “Pertama kuota perempuan Partai Demokrat terpenuhi bakkan lebih, ada 40 persen. Kedua minat generasi muda mendaftar lewat partai kami meningkat. Ini jadi kekuatan kami,” tambah perempuan yang juga Ketua Komisi A DPRD Surabaya saat ini.
Diantara Bacaleg Demokrat terdapat dua orang mantan pejabat Pemprov Jatim. Ketua DPC Partai Demokrat Surabaya Ratih Retnowati mengatakan, dua orang pensiunan ASN Pemprov Harti’in dan Sri Suhartini ikut mendaftar sebagai Bacaleg dari Partai Demokrat untuk DPRD Kota Surabaya.
”Dua orang itu adalah mantan pejabat di lingkungan Sekwan DPRD Provinsi Jawa Timur dan Dispora Jawa Timur,” kata Ratih saat menyerahkan berkas pendaftaran DPC Partai Demokrat. “Selain dua orang ASN itu, beberapa tokoh masyarakat dan pensiunan petinggi Polri juga ikut mendaftar melalui kami. Total pagu 50 orang itu kita maksimalkan,” tambahnya.
Lebih lanjut, wanita yang juga Wakil ketua DPRD Kota Surabaya ini mengungkapkan bahwa kuota perempuan seperti yang disyaratkan Undang-Undang pun juga telah dipenuhi oleh DPC Partai Demokrat Surabaya.
“Bahkan, prosesntase perbandingan kami adalah 60:40. 60 persen pria dan 40 persen wanita,” jelas Ratih.
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris DPC Partai Demokrat Surabaya Dedi Prasetyo mengungkapkan bahwa pada Pileg 2019 kali ini, target yang dipatok oleh partai berlogo mercy ini adalah 12 kursi untuk DPRD Kota Surabaya.
“12 kursi ini bukanlah target yang mengada-ada. Pasalnya, kita sudah pernah dapat 16 kursi sebelumnya. Jadi target itu masih realistis sekali,” kata Dedi.KBID-NAK

