KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

Diisukan Digeser dari Ketua Fraksi Demokrat-NasDem, Herlina: Tak Masalah

 

Herlina Harsono Njoto
@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Perseteruan Ketua Fraksi Demokrat NasDem DPRD Surabaya Herlina Harsono Njoto dengan sekretaris fraksi Imam Syafi’i semakin panas, bahkan menjadi bola liar. Terbaru berhembus isu bakal ada pergeseran posisi ketua fraksi.

Isu tersebut ditanggapi santuy oleh Herlina. Menurut dia, politik itu sangat dinamis dan tidak kaku, pergeseran alat kelengkapan dewan adalah hal yang biasa. Tapi, apakah pergeseran dirinya sudah proporsional dan memenuhi pelanggaran tata tertib (tatib) partai.

” Jika saya mau digeser, tak masalah. Saya akan terima dengan legowo. Tapi secara pribadi saya tidak setuju dikaitkan dengan usulan pembentukan Covid-19, ” ungkap dia.

Namun, kata mantan ketua Komisi A DPRD Surabaya menegaskan, secara institusi dirirnya tidak pernah mendapatkan mandat untuk meloloskan usulan pembentukan Pansus Covid-19 itu.

“Justru saya mempertanyakan apakah usulan pansus itu murni untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Justru yang saya khawatirkan usulan pembentukan pansus tersebut hanya untuk memenuhi hasrat politik di luar DPRD Surabaya,”tandas dia, Rabu (20/5/2020).

Herlina menyadari jika sikapnya itu (menolak Pansus Covid-19), akan menimbulkan pro dan kontra. “Saya memahami dalam perkembangan sikap saya ini, akan ada sikap pro kontra di internal fraksi. Pertimbangan politis akan menjadi alasan, kenapa pansus ini harus gol, ”ucap dia.

Sementara Plt Ketua DPC Partai Demkorat Kota Surabaya Lucy Kurniasari ketika dikonfirmasi terkait santernya rumor pergeseran posisi Herlina sebagai Ketua Fraksi Demokrat- NasDem DPRD Surabaya enggan memberikan komentar.

Justru Lucy malah balik bertanya. “Infonya dari mana mas?,” tanya Lucy,

“Biar tidak simpang siur nanti kita rilis ke media,” jawab Lucy. KBID-BE

Related posts

Warga RT 1/RW 04 Banjar Sugihan Lapor Dewan dan Tuntut Lurah Dicopot, Susanto:Jika Tak Direspons Wali Kota, Semua RT Akan Mundur

Baud Efendi

Johari Mustawan Disambati SPMB dan BPJS Kesehatan saat Penjaringan Aspirasi di Asemrowo

Baud Efendi

Transportasi Sungai Dianggarkan Rp 3 M, Komisi C Akui Masih Banyak PR Harus Dikerjakan

RedaksiKBID