KampungBerita.id
Kampung Bisnis Teranyar

Kawah Ijen Banyuwangi Bakal Dilengkapi Kereta Gantung

Ilustrasi kereta gantung

KAMPUNGBERITA.ID – Bisa dibayangkan bagaimana rasanya menuju puncak Gunung Ijen dengan menaiki kereta gantung? Kalau sebelumnya hanya bisa dibayangkan, sebentar lagi bakal bisa dirasakan para wisatawan yang berkunjung ke kawah tersebut.

Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widyatmoko mengatakan, pembangunan infrastruktur publik tersebut sudah dimulai. Namun, katanya, butuh sinkronisasi antara Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur dengan PT Sura Parama Setia (SPS) selaku pengembang kereta gantung.

Hal ini perlu dilakukan, kata dia, agar tidak terjadi tumpang tindih pembangunan di kawasan konservasi tersebut.

“Sempat ada pertemuan kemarin. Dan ini memperjelas miss komunikasi antara BKSDA dan pengusaha Cable Car. Harus duduk bersama antara keduanya,” ujarnya seperti dilansir detikcom.

Menurut Yusuf, BKSDA Jatim saat ini sedang melakukan pembangunan beberapa sarana prasarana publik di Kawah Ijen. Namun ada beberapa titik yang seharusnya digunakan infrastruktur kereta gantung, rupanya dibangun fasilitas umum oleh BKSDA Jatim.

“Saat ini BKSDA melakukan pembangunan infrastruktur kepentingan publik. Sementara pengusaha cable car bingung ternyata tempat tersebut nanti akan dilewati cable car,” kata dia.

Dia menegaskan, BKSDA Jatim memiliki wilayah khusus untuk publik dan wilayah khusus untuk bisnis. BKSDA membangun di wilayah publik, sementara pengusaha yang akan membuat kereta gantung akan menempati wilayah bisnis.

Sekadar diketahui pembangunan kereta gantung sudah disetujui oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Investasi yang akan ditanam untuk pembangunan kereta gantung tersebut sebesar Rp 400 miliar dari Paltuding hingga ke kawasan puncak Ijen.

Pembangunan sarana prasarana tersebut, meliputi pembangunan toilet, musholla, lahan parkir, rest area, pondok perapian, embung air, tandon air, taman bermain, tempat pantau satwa, ruang kesehatan, camping ground, pagar pembatas kawah, perbaikan jalur pendakian dan beberapa fasilitas lainnya. Untuk tahap pertama akan selesai pada Desember . Selanjutnya akan dilanjutkan pada tahun 2018 dengan total anggaran keseluruhan mencapai Rp 13 miliar.KBID-BWI

Related posts

Evaluasi Gubernur terhadap APBD Surabaya 2018 Keluar, Gaji ke-13 Cair November

RedaksiKBID

570 Caleg PDIP Malang Raya Diminta Miliki Komitmen Peduli Rakyat

RedaksiKBID

Langgar Prokes, Kafe dan Warkop di Sidoarjo Dirazia Petugas Gabungan

RedaksiKBID