KampungBerita.id
Headline Politik & Pilkada

KPU Kabupaten Mojokerto Kebut Perakitan Kardus Kotak Suara

Petugas sedang merakit kardus kotak suara di KPU Kabupaten Mojokerto

KAMPUNGBERITA.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto mulai ngebut melakukan perakitan kerdus kotak suara yang telah mulai dilakukan sejak Tanggal 7 Februari di Gudang Logistik KPU Kabupaten Mojokerto.

Sekretaris KPU Kabupaten Mojokerto Heru Kendoyo mengatakan jumlah kerdus kotak suara yang harus dirakit untuk kebutuhan Pemilu 2019 di Kabupaten Mojokerto berjumlah 16.000.105 untuk memenuhi 3.221 TPS (Tempat Pemungutan Suara) diseluruh Kabupaten Mojokerto. KPU melibatkan 12 personel, yang setiap harinya bisa menyelesaikan 3.200 kerdos kotak suara. KPU Kabupaten Mojokerto juga menunggu ATK alat peraga lainnya, seperti sampul, formulir, stempel, tinta dan surat suara yang sesuai kontrak datang pada Tanggal 30 Februari 2019.

“Mudah mudahan datangnya ATK alat peraga lainnya bisa lebih awal untuk mempercepat persiapan Pemilu 2019.

Dikatakannya, kerdus kotak suara yang sudah dirakit berjumlah 12 ribu lebih. Kami menargetkan bisa menyelesaikan dalam tambahan 3 hari ini.

Dalam proses perakitan tersebut, KPU Kabupaten Mojokerto melibatkan masyarakat setempat berjumlah 12 orang.

Untuk memastikan pengamanan penyimpanan kotak suara yang terbuat dari kardus tersebut, ditempatkan di gudang logistik yang sangat memada dan dijauhkan dengan ventilasi udara.

 

“Sambil menyelesaikan kerdus kotak suara, saat ini kami masih menunggu datangnya ATK alat peraga lain, diantaranya tinta, stempel, surat suara dan formulir, jika datangnya lebih awal, segera dilakukan juga pelipatan dengan melibatkan PPA dan PPS,” pungkas Heru Kendoyo. KBID-ARI

Related posts

Polemik IMI Jatim- Disbudporapar, Komisi D Bantu Cairkan Komunikasi yang Buntu

RedaksiKBID

Karang Taruna Kabupaten Sidoarjo Beharap Sidang PHPU Berjalan Damai

RedaksiKBID

SiDePe KPU Surabaya Angkat Tema Sejarah Pemilu di Indonesia, Pemilu 1955 Paling Demokratis dan 2024 Paling Rumit

Baud Efendi