
KAMPUNGBERITA.ID – Keterbatasan fisik tak menjadi penghalang Anggiasari Puji Aryatie. Wanita penyandang disabilitas ini tidak minder untuk total berkarir di dunia politik. Melalui pertimbangan yang cukup matang, Anggi memantapkan diri menjadi bakal calon anggota legislatif dari Partai Nasdem untuk Pemilu 2019. Ia menjadi caleg DPR RI daerah pemilihan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Dia tampak hadir dalam pembekalan caleg Partai Nasdem di Hotel Mercure, Jakarta, Sabtu (1/9) lalu. Menurutnya, langkahnya maju menjadi caleg sudah melalui pertimbangan yang cukup matang.
“Ini hasil pergolakan panjang, ditimbang baik dan buruknya dan demi kepedulian saya untuk lebih lagi memperjuangan isu serta hak-hak sahabat disabilitas,” kata Anggi usai pembekalan.
Anggi mengatakan, keputusan untuk terjun ke dunia politik ini juga merupakan dorongan dari rekan-rekannya sesama penyandang disabilitas. Sebelum memutuskan menjadi caleg Nasdem, Anggi memang sudah aktif memperjuangkan hak-hak disabilitas lewat sejumlah komunitas di Yogyakarta.
“Saya ingin banyak teman-teman difabel selain saya juga ikut caleg, ini pendidikan politik untuk kita semua, teman teman difabel berdaya lho, sangat potensial ada dalam masyarakat. Mereka paham hal-hal yang tidak pernah kita sangka,” kata dia.
Anggi menyakini akan lebih mudah memperjuangkan hak-hak bagi penyandang disabilitas apabila dilakukan langsung lewat kursi wakil rakyat. Ia berjanji akan mendorong pembuatan UU yang berpihak dan menguntungkan kaum disabilitas.
Dengan begitu, disabilitas dapat hidup berdampingan dalam satu ruang yang sama tanpa sekat dengan masyarakat pada umumnya.
“Saya ingin berjuang supaya teman-teman disabilitas dapat haknya. Sekolah yang diinginkan, pendidikan berkualitas, otomatis harapan akan lebih baik dan tidak jd beban hidup bagi orang lain,” ujar dia.
Anggi sendiri mengaku memilih Nasdem sebagai kendaraan politik karena partai ini memiliki track record yang baik. Sejauh ini, lingkungan di Partai Nasdem juga menyambut kehadiran dirinya dengan sangat baik.
“Saya masih belajar bagaimana berpartai politik. Dan saya ingin berkembang dengan partai ini,” ujarnya seperti dilansir Tribun News sebelumnya.
Menanggapi keberanian Anggi, politisi Partai Nasdem yang juga masuk dalam bursa caleg dapil Surabaya dan Sidoarjo Vinsensius Awey menjelaskan bahwa dirinya sangat mengapresiasi niat baik rekannya itu.
“Saya sangat mengapresiasi ya. Artinya Nasdem juga memberikan ruang kepada siapapun yang berkehendak baik untuk ikut ambil bagian dalam membangun kemashalatan umat banyak atau Bonum Commune” ujar Vinsensius Awey.
Menurut politisi yang akrab disapa Awey itu, keterbatasan bukanlah hal yang membatasi setiap orang untuk berbakti kepada bangsa dan negara. Baginya Nasdem merupakan Partai yang sangat menghargai setiap niat baik orang-orang seperti Anggi.
“Solus Populi Supremo Lex (kesejahteraan rakyat adalah hukum tertinggi, red.) merupakan pegangan wajib seseorang yang hendak berbakti kepada bangsa dan negara. Nasdem dalam hal ini sangat menghargai setiap orang seperti Anggi yang berkebutuhan khusus” ujarnya.
Ketika ditanya soal pesan apa yang harus dipelajari anak-anak muda dari sosok Anggi ini, Awey mengatakan bahwa generasi yang baik akan membina, mengawal, mendampingi, mempersiapkan regenerasi yang lebih baik lagi agar anak muda menyadari bahwa tongkat estafet kepemimpinan itu akan terus dilanjutkan secara berkesinambungan.
“Nasdem mempersiapkan generasi milenial dan post milenial. Nasdem tak ingin hidup hanya 10 tahun saja. Dia ingin hidup selamanya sehingga perlu mentransformasi ideologi Nasdem: Restorasi untuk Indonesia kepada generasi penerus agar bisa ikut bersama membaca perubahan Indonesia yang lebih baik dari tahun ke tahun. Anggi adalah bagian dari restorasi tersebut” tutupnya. KBID-NAK

