KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

Sering Dikeluhkan Warga, DPRD Surabaya Minta PDAM Tingkatkan Layanan

PDAM Surabaya
Wakil Ketua Komisi B, Anas Karno.@KBID2022

KAMPUNGBERITA.ID – Komisi B DPRD Kota Surabaya merespons keluhan puluhan warga Keputih Tegal Timur Baru RT 07/ RW 08, Kelurahan Keputih, Kecamatan Sukolilo, yang kesulitan mendapatkan air bersih.

”Saya mendapat keluhan warga Keputih Tegal Timur soal air PDAM yang tidak mengalir ke rumah mereka sejak 10 hari lalu,” kata Wakil Ketua Komisi B Bidang Perekonomian DPRD Kota Surabaya Anas Karno seperti dilansir dari Antara di Surabaya.

Mendapati hal itu, Anas langsung menghubungi pihak manajemen Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Surya Sembada Surabaya terkait permasalahan warga tersebut. Tidak berselang lama, petugas PDAM mendatangi Kampung Keputih Tegal Timur Baru.

”Menurut keterangan pihak PDAM, matinya aliran air karena master meternya rusak. Insya Allah, Senin (11/4) bisa diperbaiki,” kata Anas Karno.

Meski demikian, lanjut Anas, saat ini air di Keputih Tegal Timur Baru sudah mengalir lagi meski untuk sementara tanpa master meter. ”Yang penting kebutuhan warga akan air bersih terpenuhi dulu. Apalagi saat Ramadan,” ujar Anas.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya berharap layanan PDAM ke masyarakat terus dijaga dan ditingkatkan. Apabila ada warga yang mengeluh tentang layanan air bersih, PDAM harus segera mengatasinya karena air merupakan kebutuhan utama.

Salah seorang warga Keputih Tegal Timur Baru, Mulyono, mengatakan, ada 30 kepala keluarga (KK) yang tidak teraliri air bersih dari PDAM Surabaya sejak 10 hari. Banyak kesulitan yang dialami warga sejak tidak mendapatkan air PDAM. Misalnya untuk mandi, untuk cuci.

”Untung untuk kegiatan beribadah di masjid saat Ramadan masih bisa teratasi karena sumbangan air dari warga yang airnya tidak mati,” terang Mulyono.KBID-BE-PAR

Related posts

Reni Astuti Dorong Bantuan Sosial dari Pemerintah Segera Disalurkan ke Warga

RedaksiKBID

DKPP Sumenep-SMSI Jatim Dukung Pemerintah Wujudkan Swasembada dan Ketahanan Pangan

Baud Efendi

Perwali Belum Jelas, Botol Ongkos Bus Suroboyo Menumpuk

RedaksiKBID