KampungBerita.id
Kampung Raya Lakone Nasional Surabaya Teranyar

Songsong Kebangkitan Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045, Djadi Galajapo Luncurkan Model Pemikiran Islam Pancasila

M Cheng Hoo Djadi Galajapo@KBID-2023

KAMPUNGBERITA.ID-Menyongsong Kebangkitan Nusantara menuju Indonesia Emas 2045, pelawak senior asal Surabaya Djadi Galajapo meluncurkan model pemikiran Islam Pancasila. Petunjuk itu muncul setelah dia menjalankan salat tahajud dan dzikir.

Menurut dia, saat ini Indonesia memerlukan Islam Pancasila. Yakni, Islam yang terinspirasi dari falsafah Bangsa Indonesia, yaitu Pancasila. Untuk itu, Cak Djadi, panggilan Djadi Galajapo, mengucapkan terima kasih ada beberapa model (pemikiran) seperti Islam Berkemajuan, Islam Terpadu, dan Islam Nusantara yang sudah memberikan kontribusi kepada bangsa ini.

“Tapi ketika memasuki masa Aquarius atau era kebangkitan kesadaran spiritual, kemudian terjadinya banyak perongrongan terhadap Pancasila di segala lini, maka rasanya perlu juga menempatkan Islam Pancasila sebagai landasan berpikir,” ujar dia kepada wartawan usai ziarah ke makam Sunan Ampel, Kamis (6/4/2023) malam.

Dia menegaskan, landasan berpikir seperti itu menjadi modal untuk menyongsong Indonesia Emas 2045 dan Kebangkitan Nusantara, setelah 500 tahun runtuhnya Kerajaan Majapahit dan menjaga Pancasila. Sehingga bisa mengantarkan bangsa ini menuju Indonesia Emas.
“Jadi setelah ziarah ke makam Mbah Ampel, saya mohon izin meluncurkan Islam Pancasila ini, “ungkap Wali Jadab Imam Besar Pelawak Indonesia ini.

Ditanya apakah Islam Pancasila ini sebuah gerakan baru dan apakah beda dengan Islam yang sudah ada? Cak Djadi dengan tegas menyatakan tidak. Dia menyebut, sebagai seorang Nahdliyin dirinya ingin melengkapi kalau Islam Pancasila adalah Islam yang ketauhidannya mampu mengamalkan sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa, dan akhlaknya sanggup melaksanakan sila kedua, ketiga, keempat, dan kelima.

Untuk itu, orang Islam harus bisa memancarkan sifat yang indah, sabar, lembut, adil, dan mendamaikan.

“Setiap penganut Islam Pancasila harus memancarkan atau menebarkan spirit cinta, harmoni, dan keindahan. Yang pada akhirnya mampu mewujudkan kesembuhan, kebahagiaan, dan kedamaian di tengah hidup beragama, bermasyarakat, serta berbangsa dan bernegara. Untuk mendapatkan itu, setiap individu penganut Islam Pancasila harus mengamalkan wirid doa ‘Semoga Semua Makhluk Bahagia’ dan meyakini serta menjalankan sikap dan laku yang tercantum dalam tuntunan hidup,” tandas
Cak Djadi yang ingin mengembalikan misi Islam yang agung dan mulia, yakni Islam yang Rahmatan lil Alamin.

Apa tidak takut mendapat tantangan dari yang lain? Cak Djadi yang juga seorang seniman dan budayawan ini menyatakan, jika dirinya tak menyalahkan atau menyudutkan siapa-siapa, sehingga tak ada rasa takut bakal dimusuhi pihak lain.

“Islam Pancasila ini hanya melengkapi, kalau bisa menambahi, untuk menyempurnakan. Karena kan tidak ada di dunia ini yang sempurna, semua bergerak menuju sempurna (kebaikan),” tegas dia yang ingin melanjutkan misi Mbah Ampel, yaitu Islam yang moderat. KBID-BE

Related posts

Dugaan Korupsi Bangku Sekolah di Sidoarjo belum Tuntas Sejak 2015

RedaksiKBID

Tawarkan Kader Sendiri di Pilwali Surabaya, PKS belum ‘Ngeh’ Gabung Koalisi Parpol

RedaksiKBID

Tampil Sporty, Bupati Bojonegoro Ikuti Jalan Santai.

RedaksiKBID