KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

Target Hasilkan Listrik 4 Kilowatt, Pemkot Surabaya Bangun TPS Baru di Surabaya Timur

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini saat mengunjungi Stren Kali Jagir

KAMPUNGBERITA.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berencana membangun Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di Benowo, yang mampu mengubah sampah menjadi energi listrik. Langkah ini dilakukan untuk menanggulangi permasalahan sampah yang ada di masyarakat terutama agar yang masuk ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) bisa terus berkurang.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengatakan pihaknya juga berencana membangun Tempat Pembuangan Sampah (TPS) untuk kawasan Surabaya Timur yang berlandaskan pada 3R (Reus, Reduce, dan Recycle). Letaknya, berada di sekitar Kantor Taman Rayon Timur, Jalan Tenggilis Tengah No.1 Surabaya. Saat ini lokasi tersebut digunakan sebagai rumah kompos.

“Kita akan buat TPS untuk kawasan Surabaya Timur yang 3R, kita kurangi sampah di TPA,” kata Wali Kota Risma saat mengunjungi Rumah Kompos Kantor Taman Surabaya Timur, Sabtu (16/3).

Dia menjelaskan, ada beberapa rumah kompos di Surabaya yang saat ini sudah dapat menghasilkan energi listrik. Diantaranya, rumah kompos Bratang, mampu memproduksi sampah menjadi listrik sebesar 2 Kilowatt. Sementara untuk rumah kompos Jambangan, dapat memproduksi listrik hingga sebesar 4 Kilowatt. “Pengalaman di Wonorejo itu bisa menghasilkan 4 Kilowatt (listrik). Mudah-mudahan ini juga bisa 4 Kilowatt. Lokasinya di sini (rumah kompos Tenggilis),” ujarnya.

Risma mengaku tidak hanya membangun TPS di lokasi tersebut. Pemkot Surabaya juga bakal membangun taman baru yang berdampingan dengan TPS. Hal ini dilakukan sebagai upaya pemkot untuk mengoptimalkan lahan kosong yang ada. Menurutnya, jika cara pengelolaan sampah dilakukan dengan benar, maka tidak akan menimbulkan bau ataupun aroma yang tak sedap. “Nggak bau kok kalau ngolahnya (sampah) bener. Insya Allah tahun ini selesai,” terangnya.

Wali Kota juga menambahkan pihak nya akan memberi tambahan TPS yang ada di Wilayah sekitar Wonorejo. Penambahan di wilayah Wonorejo tersebut supaya lebih banyak menampung pembuangan sampah wilayah Surabaya timur dan dapat di kelola dengan tepat.

“Kemarin bingung menentukan lokasi nya, sekarang sudah dapat dan sudah di survey juga, tinggal eksekusi kali ini lokasinya mengarah ke bozem yang ada di Wonorejo,“ tutupnya. KBID-DJI

Related posts

Hasil Survei SSC: 60 Persen ASN Pemkot Surabaya Lebih Memilih Machfud Arifin-Mujiaman

RedaksiKBID

Gelar Muktamar Pemikiran, Alumni PMII Deklarasikan Asosiasi Dosen Pergerakan

RedaksiKBID

Jelang Natal, Gubernur Jatim Kunjungi Gereja Santa Maria Sidoarjo

RedaksiKBID