
KAMPUNGBERITA.ID-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Surabaya menggelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Berkelanjutan Tahun 2026 dengan menyasar segmen perempuan. Kegiatan dilaksanakan di Balai RW 2, Kelurahan Manukan Kulon, Kecamatan Tandes, Rabu (23/9/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut Anggota KPU Surabaya Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat dan SDM Subairi, Anggota KPU Surabaya Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Bakron Hadi, Sekretaris KPU Surabaya Nurita Paramita, narasumber Dosen FISIP Universitas WR Supratman Siti Lailatus Sofiyah, serta Ibu-Ibu PKK RW 2 Kelurahan Manukan Kulon.
Subairi menyampaikan bahwa perempuan menjadi sasaran pertama dalam rangkaian sosialisasi pendidikan pemilih berkelanjutan tahun ini.
Sementara
Bakron Hadi menekankan peran strategis perempuan dalam pemilu. Dia merujuk data Pemilu 2024 yang mencatat jumlah pemilih perempuan secara nasional lebih banyak dibandingkan pemilih laki-laki. “Secara matematis, perempuan adalah mayoritas. Jika seluruh perempuan kompak menjadi pemilih cerdas, hasil pemilu pasti berkualitas,” ujar Bakron seperti dikutip dari website KPU Kota Surabaya.
Narasumber Siti Lailatus Sofiyah mengajak perempuan untuk menjadi pemilih yang kritis. Menurut dia, perempuan perlu membiasakan diri mencari sumber informasi terpercaya dan memeriksa kebenaran setiap informasi yang diterima. “Perempuan yang berdaya dan cerdas dalam menyaring informasi dapat turut berkontribusi dalam membangun demokrasi yang berkualitas. Perempuan berdaya, demokrasi berkualitas,” ujar dia.

KPU Surabaya berharap melalui sosialisasi ini, ibu-ibu PKK dapat menjadi agen penyebar informasi kepemiluan di lingkungan masing-masing, serta mengajak keluarga untuk berpartisipasi aktif dan cerdas dalam pemilu. KBID-BE
—
*
