
KAMPUNGBERITA.ID
Menjelang pelaksanaan Hari Raya Idul Adha 1446 H yang diperkirakan jatuh pada 7 Juni 2025, Rumah Potong Hewan (RPH) Surya Surabaya menargetkan penjualan sapi kurban meningkat lima persen.
Dirut RPH Surya Surabaya, Fajar Arifianto Isnugroho menilai target tersebut realistis mengingat kondisi ekonomi lagi lesu. Bahkan, diprediksi akan menurunkan daya beli masyarakat untuk sapi kurban.
Tahun lalu, penjualan sapi mencapai 137 ekor, sedangkan permintaan jasa potong 172 ekor sapi.
“Saya enggak meremehkan kondisi ekonomi hanya melihat sektor usaha dan sebagainya. Ya, nanti mungkin orang tidak lagi beli sapi, tapi kambing. Yang jelas, RPH fokus sapi. Melihat pasokan sapi di masyarakat langka dan mahal, mudah-mudahan enggak terjadi penurunan permintaan pemotongan sapi,” kata dia, Rabu (14/5/2025).
RPH sendiri, lanjut dia, untuk Hari Raya Idul Adha nanti akan menyediakan maksimal 100 ekor sapi lokal yang datang secara bertahap mulai 22 Mei 2025.
Adapun jenis sapi lokal tersebut adalah sapi Madura, simental, pegon, dan limousin yang beratnya 250-400 kg.
Lebih jauh, Fajar menjelaskan, menyambut Idul Adha, RPH mendirikan posko untuk edukasi masyarakat soal ketentuan sapi kurban. Tujuannya, adalah memberikan informasi dan pelayanan kurban ke masyarakat.
“Jadi, RPH tidak hanya menjual kurban, tapi juga konsultasi penyakit hewan, bobot sapi kurban, dan edukasi masyarakat tentang tata cara kurban sehat, sesuai ketentuan dan syari,”ungkap dia.
Fajar menegaskan, masyarakat boleh datang ke RPH untuk mengetahui informasi terkait kesehatan sapi sebagai syarat kurban, meski tidak membeli sapi kurban di RPH.
“Ya, sebaiknya pilih hewan yang enggak pernah sakit. Kalau di RPH, hewan kami berikan vitamin, istirahat, diperiksa dokter hewan, kebersihan kandang diperhatikan, ketika ada yang sakit akan langsung diisolasi. Itu perawatan yang kami lakukan di sini,”pungkas dia. KBID-SS/BE
