KampungBerita.id
Headline Kampung Raya Madrasah Surabaya Teranyar

Pengelola Panti Asuhan At-Taqwa Putri Berharap Pemkot Peduli Pendidikan Anak Panti, Bang Jo: Beri Kemudahan untuk Masa Depannya!

Bang Jo bersama anak-anak Panti Asuhan At Taqwa Putri dan Ibu Panti (paling kiri) , Titik Sunarti.@KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID-Panti Asuhan Pesantren Muhammadiyah At-Taqwa Putri Sambikerep yang beralamat di Jalan Manukan Rukun 26-27 Lontar, Kecamatan Sambikerep, saat ini membina 18 anak putri yatim, piatu, dan dhuafa.

Pembinaan dilakukan secara penuh 24 jam oleh pengelola dan pembimbing yang tinggal bersama anak-anak di asrama.

Titik Sunarti, Ibu Asrama  menyampaikan bahwa, selain 18 anak putri, panti juga memiliki satu musrifah dan beberapa pengurus. “Kalau sama pengurus dan pembimbing total ada 21 orang. Saya kan sebagai Ibu Panti atau Asrama jadi stand by 24 jam,” ujar dia, Senin (25/5/2026) malam.

Menurut Ibu Titik, target utama panti memang anak yatim dan piatu. Tidak hanya dari Surabaya, tapi juga daerah. Namun panti juga membuka peluang bagi anak dari keluarga dhuafa yang membutuhkan. “Hanya saja kalau orang-orang dhuafa itu kita survei dulu rumahnya layak enggak kita bantu. Yang penting alamatnya jelas, identitas anak-anak itu jelas. Kalau enggak jelas kita nggak akan terima, takutnya nanti di kemudian hari banyak masalah,”ungkap dia.

Lantas apa kegiatan mereka setiap harinya di panti, Ibu Titik menjelaskan,
kegiatan di panti dimulai sejak dini hari. Anak-anak bangun untuk salat tahajud, dilanjutkan ngaji dan salat subuh berjamaah. Setelah itu, mereka kembali mengaji, lalu bersiap berangkat sekolah.

Sepulang sekolah, lanjut dia, agenda kajian rutin digelar mulai Senin hingga Sabtu. “Ustaznya pun ganti-ganti. Ada yang fikih, ada yang tajwid, dan lain-lain sebagainya. Di sini kegiatannya itu full,”tegas Ibu Titik.

Sementara untuk urusan konsumsi sehari-hari juga ditangani langsung oleh pengelola. “Kalau siang sama malam itu Bu Panti yang masak,” tambah dia.

Ibu Titik menyebut para pembimbing sangat sabar dan telaten dalam mendidik. “Insya Allah anak-anaknya itu taat-taat, baik. Para pembimbing-pembimbing itu juga sangat sabar, telaten, demi kepintaran dan kemajuan masa depan anak-anak nanti,” kata dia.

Ditanya soal kunjungan anggota DPRD Kota Surabaya, Johari Mustawan ke panti, Ibu Titik mengucapkan terima kasih. Bahkan, dia menyampaikan harapan besar agar Pemkot Surabaya lebih peduli pada pendidikan anak panti.
“Kami berharap pendidikan anak-anak di masa depan lebih tinggi dan bisa digratiskan. Kita mengajukan seperti itu. Mudah-mudahan Bapak Johari Mustawan ini selalu peduli sama masyarakat yang membutuhkan, masyarakat bawah itu, terutama anak-anak yang ada di Panti Asuhan At-Taqwa Putri dan Putra,”tandas dia seraya menambahkan
perhatian tersebut bisa meringankan beban operasional sekaligus membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak asuh.

Sementara Johari Mustawan menyatakan peran panti asuh dalam membina anak-anak yatim dan piatu dinilai strategis untuk mencetak generasi unggul menyongsong Indonesia Emas 2045. .

Menurut Bang Jo, sapaan akrab Johari Mustawan, kondisi kehidupan masyarakat memang berbeda-beda. Ada anak yang masih mendapatkan kesempatan hidup bersama kedua orang tua, namun tidak sedikit pula yang harus tinggal di panti asuh. Meski demikian, dia menekankan pentingnya rasa syukur atas lingkungan yang baik. “Walaupun di panti, tapi lingkungannya sangat baik, membuat sebuah nilai-nilai agama bagi anak-anak,” ujar Bang Jo

Bang Jo berdialog dengan anak panti.@KBID-2026.

Dia menambahkan, anak-anak yang berada jauh dari orang tua, bahkan yang tidak memiliki orang tua, tetap dapat terbina dengan baik melalui pembinaan yang dilakukan pihak panti. Karena itu, anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya ini menyatakan pemerintah perlu lebih memperhatikan dan mendorong panti-panti yang serius menjaga anak-anak agar tumbuh menjadi generasi saleh dan salehah. “Karena itu pemerintah agar memperhatikan juga bagaimana mendorong dan memberikan support kepada panti-panti yang bersungguh-sungguh dalam menjaga anak-anak menjadi generasi saleh-salehah dan menuju generasi emas 2045,”jelas dia.

Selain pembinaan karakter, Bang Jo juga menyoroti pentingnya akses pendidikan. Dia meminta agar anak-anak panti dipastikan mendapatkan kesempatan sekolah yang layak sebagai bekal masa depan. “Pastikan kemudahan anak-anak panti pun mendapatkan sekolah yang layak untuk masa depan mereka,” pungkas Bang Jo. KBID-BE

Related posts

Meriahkan HUT Kemerdekaan, Polda Gelar Berbagai Lomba

RedaksiKBID

Gelar Virtual Expo 2021, Dirut Pegadaian Ajak Masyarakat Gemar Investasi

RedaksiKBID

Surabaya Darurat Lahan Permakaman, Baktiono Desak Pemkot Buka TPU Baru

Baud Efendi