
KAMPUNGBERITA.ID-Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya, Laila Mufidah turut menyoroti insiden ambrolnya perosotan atau seluncur air di kolam renang Waterpark Kenjeran yang terjadi pada Sabtu (7/5/2022) siang.
Dia meminta pihak manajemen Waterpark Kenjeran untuk memastikan menanggung biaya pengobatan rumah sakit secara total bagi seluruh korban.
“Pihak manajemen patut bertanggung jawab secara penuh atas kejadian kemarin (ambrolnya perosotan). Biaya pengobatan korban selama di rumah sakit harus benar-benar tercover pihak manajemen,” ujar Mufidah, Minggu (8/5/2022).
Secara pribadi dia merasa prihatin karena masih di momen Lebaran terjadi peristiwa “menyeramkan” di wahana wisata yang hampir saja merenggut nyawa orang banyak. “Semoga seluruh korban yang kini masih dirawat di rumah sakit bisa segera pulih. Yang terpenting yakni menghilangkan trauma korban atas apa yang telah dialami,”tandas dia.
Dari kejadian ini, dia mengimbau kepada seluruh pengelola wahana wisata di Surabaya untuk selalu melakukan peremajaan wahana dan menerapkan pengawasan secara ketat hingga menjamin tingkat keamanan bagi pengunjung. “Pihak pengelola wisata di Surabaya harus memastikan wahana yang ada di tempat itu sudah layak untuk digunakan. Sehingga menjamin kenyamanan dan keamanan pengunjung,” ungkap dia.
Di samping itu, Laila Mufidah mengapresiasi petugas BPBD yang bereaksi cepat tanggap mengevakuasi korban ke rumah sakit. Dia berharap agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi. “Tentu kita tidak ingin ke depan ada kejadian seperti ini lagi di tempat wisata. Semoga kejadian ini dijadikan sebuah pembelajaran bagi pengelola wisata,” tegas dia. Seperti diketahui, sebelumnya seluncur di kolam renang Waterpark Kenjeran ambrol yang mengakibatkan 16 korban menderita luka ringan hingga berat. KBID-BE-PAR
