KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

DLH Kota Surabaya Duga Tanah Labil jadi Penyebab Rumah Rusak di Dharmahusada Mas

Salah satu rumah yang rusak akibat pembangunan Apartemen Grand Dharmahusada Lagoon.@KBID2019

KAMPUNGBERITA.ID – Kabid Pengawasan dan Pengendalian Lingkungan Hidup DLH kota Surabaya Tri Dasto mengatakan rumah warga Perumahan Dharmahusada Mas yang retak beban bangunan karena tekanan tanah menyusul pendirian sebuah apartement.

Hasil kajian ini dilakukan oleh Tim DLH Kota Surabaya menanggapi keluhan warga Perumahan Dharmahusada Mas yang resah karena rumahnya retak. Dan terjadinya penurun tanah akibat dampak pembangunan Apartemen Grand Dharmahusada Lagoon.

“Tanah bergerak sehingga rumah rumah tertarik dan terjadi keretakan.” terang Tri Dasto.

Mantan Kabid Jalan dan Jembatan DBMP membenarkan bahwa keretakan rumah warga disebabkan oleh pembangunan Apartemen Grand Dharmahusada Lagoo. “Iya keretakan rumah warga disebabkan pembangunan apartemen GDL.” ucapnya.

Tri Dasto menjelaskan, saat dilakukan test tanah, diketahui kalau kondisi tanah dilokasi labil. Informasi soal kondisi tanah itu juga didapatkan narasumber ITS yang ditunjuk oleh PT PP Property untuk mengetahui kondisi tanah.

Sebelumnya pihak PT PP Property membantah kalau pembangunan apartement GDL berdampak pada rumah warga. Penegasan itu disampaikan Kepala Project Apartemen Grand Dharmahusada Lagoon (GDL) Nurjaman.

“Kita memastikan kita sudah punya IMB, kita sudah lengkap syarat ijinnya semuanya, dan kita melaksanakan pembangunan dan proses di lapangan sesuai dengan aturan yang ada di Surabaya,” jelasnya, Kamis (1/7).KBID-DJI

Related posts

Kenang Masa Perjuangan, Ikatan Alumni Paskibra SMA Kemala Bhayangkari 1 Surabaya Gelar Silaturahmi dan Halal Bihalal

Baud Efendi

Intensif Konsolidasi Partai di Tingkat Kecamatan, Golkar Surabaya Jaring Aspirasi Program Padat Karya

RedaksiKBID

PKL Kerap Ditertibkabn, Pemkot Surabaya Dinilai belum Bisa Beri Solusi

RedaksiKBID