
KAMPUNGBERITA.ID-Kota Surabaya ditunjuk sebagai tuan rumah partai puncak Turnamen Bahlil Mini Soccer “Asik Menuju Puncak” 2026. Final akan digelar 18-19 Oktober 2026 dan dihadiri langsung Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia.
Sebanyak 12 tim terbaik hasil penyisihan 11 zona se-Jawa Timur dari jenjang SMA/SMK sederajat akan bertanding memperebutkan gelar juara.
Hal ini disampaikan Ketua Panitia Pelaksana Turnamen Bahlil Mini Soccer, Arif Fathoni. Menurut dia, persiapan venue sudah dimulai. Pihaknya juga menyiapkan konsep sportainment agar final berlangsung menarik dan meriah. “Hari ini kita sudah mempersiapkan venue yang akan dipakai sebagai lokasi pertandingan tempat 12 tim terbaik dari masing-masing zona SMA/ SMK sederajat se-Jawa Timur. Kami juga akan mempersiapkan final pertandingan tersebut memenuhi aspek-aspek sportainment,” ujar dia, Selasa (29/9/2026).
Lebih jauh, Toni, sapaan akrab Arif Fathoni menjelaskan, DPD Partai Golkar Jatim saat ini intens berkoordinasi dengan Wali Kota Surabaya terkait penggunaan venue. Sebanyak 10 delegasi dari kabupaten/kota se-Jatim akan datang ke Surabaya.
“Kami intens berkoordinasi dengan Wali Kota Surabaya terkait dengan penggunaan venue yang akan kita gunakan. Karena bagaimanapun juga kita akan menyambut 10 delegasi dari kabupaten kota se-Jawa Timur di Kota Surabaya,”ungkap dia.
Toni yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Surabaya ini berharap babak final nanti dapat menggerakkan roda ekonomi, khususnya Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Pengalaman di zona sebelumnya menunjukkan dagangan UMKM laris manis saat pertandingan berlangsung.
“Mudah-mudahan event final nanti bisa menggairahkan ekonomi di Kota Surabaya. Paling tidak kan UMKM juga ramai karena dalam beberapa kali pertandingan Bahlil Mini Soccer di zona-zona tersebut alhamdulillah seluruh dagangan pelaku UMKM yang berjualan di sekitar venue pertandingan itu mengucapkan terima kasih karena dagangannya habis laris manis,” tutur dia.
Selain dampak ekonomi, Toni menyebut turnamen ini sebagai sarana pendidikan politik bagi generasi muda. “Jadi, mudah-mudahan olahraga ini di samping sebagai instrumen pendidikan politik melatih karakter kepemimpinan dan gotong royong generasi muda juga bisa menjadi trigger pertumbuhan ekonomi di mana pertandingan itu kita gelar,” pungkas dia. KBID-BE

