KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

Komisi C DPRD Surabaya Minta Pengerjaan Proyek Kecil dan Menengah Tetap Jalan

Ketua Komisi C Baktiono dan Sekretaris Komisi C, Agoeng Prasodjo.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID –  Komisi C (pembangunan) DPRD Surabaya berharap Pemkot Surabaya tetap menjalankan pengerjaan proyek berskala kecil dan menengah dimasa pamdemi Covid-19 saat ini.

Komisi C meminta Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya di sejumlah wilayah tetap jalan di tengah pandemi Covid-19. Masih banyak proyek berskala kecil dan menengah seperti proyek box culvert yang belum tuntas pelaksanaannya. Padahal proyek tersebut adalah proyek tahun anggaran 2019.

Ketua Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Surabaya Baktiono seperti dilansir dari Antara di Surabaya mengatakan, pihaknya mendorong pemkot selesaikan proyek-proyek skala kecil dan menengah tersebut.
”Harusnya kan sudah selesai pada akhir masa penganggaran 31 Desember 2019,” kata Baktiono.

Menurut dia, jika proyek-proyek itu belum juga tuntas, akan berbahaya bagi para pengguna jalan di Surabaya. Apalagi, saat ini sudah melewati anggaran semester pertama 2020, namun proyek itu masih belum terselesaikan.

Dia mencontohkan proyek box culvert di Jalan Sidotopo Wetan dan Jalan Widodaren yang hingga saat ini belum selesai. Dinas PU perlu melakukan mitigasi atas proyek-proyek yang sampai saat ini belum terselesaikan. ”Ini aneh buat saya, proyek tersisa sedikit saja kenapa dibiarkan terbengkalai. Aplagi bahan juga sudah ada. Jadi kenapa proyek ini tidak segera dituntaskan,” ujar Baktiono.

Untuk itu, lanjut dia, Komisi C meminta Dinas Pekerjaan Umum melakukan teguran pada pelaksana proyek. Bila perlu, diberikan sanksi tegas kepada kontraktor pelaksana agar proyek-proyek yang ada tidak terbengkalai.

”Kalau ini tidak diindahkan oleh kontraktor, Dinas PU bisa mengambil alih untuk menyelesaikannya,” tutur Baktiono.

Sementara Sekretaris Komisi C, DPRD Surabaya, Agoeng Prasodjo menambahkan, Pemkot tetap harus memrioritaskan proyek-proyek kecil untuk diselesaikan. Dia menyontohkan di kawasan Ketintang, saat ini terdapat proyek box culvert dan terus berjalan.

”Kalau kecil-kecil ya tetap harus jalan,” katanya.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Surabaya Hendro Gunawan sebelumnya mengatakan, Pemkot Surabaya melakukan refocusing atau memfokuskan kembali anggaran percepatan penanganan Covid-19 di Surabaya. Refocusing anggaran itu menindaklanjuti Instruksi Presiden atau Inpres Nomor 4 Tahun 2020 tentang Refocusing Kegiatan, Realokasi Anggaran serta Pengadaan Barang dan Jasa dalam rangka Percepatan Penanganan Covid-19.KBID-PAR

Related posts

Jelang Ramadan, Polda Jatim dan Polres Jajaran Musnahkan Narkoba dan Miras

RedaksiKBID

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Satu Rumah Hangus Terbakar

RedaksiKBID

Rawan Disalahgunakan, Rumah Kos di Sidoarjo Bakal Diatur Perda

RedaksiKBID