KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

DPRD Surabaya Minta Pemkot Beri Solusi yang Tepat untuk Pedagang Pasar Asem Simo

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Reni Astuti berbincang dengan pedegang di Pasar Asem.@KBID2021

KAMPUNGBERITA.ID – Sejumlah pedagang Pasar Asem Simo di Jalan Banyuurip resah. Sebab lokasi yang mereka tempati bakal digusur untuk pembangunan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta.

Hal ini diungkapkan Wakil Ketua DPRD Surabaya Reni Astuti, Selasa (13/4/2021). Menurut dia, beberapa waktu lalu, sejumlah pedagang Pasar Asem Simo datang ke ruangannya untuk mengadukan bahwa mereka didatangi Satpol PP yang memberikan informasi jika lapak mereka akan digusur karena ada pembangunan SPBU.

“Mereka (pedagang) sudah diajak pertemuan dengan Satpol PP, namun belum menghasilkan kesepakatan atau solusi, ” ujar Reni.

Guna memastikan kondisi riil di lapangan, pada Senin (15/3/2021) lalu, Reni meninjau lokasi Pasar Asem Simo dan bertemu dengan sekitar tujuh pedagang. Politisi perempuan PKS Surabaya ini ingin tahu gambarannya seperti apa, SPBU-nya sebelah mana, begitu juga lapak pedagang.

‚ÄúSebenarnga lapak pedagang Pasar Asem Simo itu berada di luar lahan yang akan dibangun SPBU, “jelas dia.

Lebih jauh, Reni menyatakan, bisa saja keberadaan lapak pedagang ini dianggap menghalangi akses ke SPBU. Sehingga mereka diminta pindah ke lokasi lain.

Reni menjelaskan, secara historis pedagang Pasar Asem Simo sudah puluhan tahun dan turun temurun berdagang di situ. Makanya, mereka keberatan jika harus dipindah. Jika toh direlokasi harus ada solusinya.

“Pedagang memang menggunakan lahan yang statusnya bukan milik mereka. Tapi mereka sudah puluhan tahun berjualan di situ. Jadi, sangat tidak pas jika tiba-tiba karena ada pembangunan SPBU mereka diminta untuk pergi,”tegas dia.

Reni menandaskan, menggusur pedagang pasar, apapun itu alasannya di masa pandemi Covid-19, ini sangat tidak tepat. Karena
keberadaan pedagang justru membuat ekonomi Kota Surabaya lebih hidup dan bergairah.

Reni mengaku, dirinya ingat apa yang sering disampaikan Wali Kota Eri Cahyadi, bahwa kepedulian terhadap wong cilik harus terinternalisasi kepada para birokrasi yang lain. Jadi, jika wali kota sudah menyampaikan ini bagus jangan sampai organisasi perangkat daerah (OPD) dan staf OPD justru tidak sesuai dengan yang menjadi arahan.

“Makanya, harus ada kesepakatan bersama. Sebenarnya para pedagang bersedia pindah, tapi misalkan mereka pindah terus untuk menyewa lahan baru pakai apa, dan jualan di mana? Ini kan butuh anggaran,” tutur Reni.

Untuk itu, Reni Astuti menyampaikan kepada Satpol PP untuk menyelesaikan persoalan ini harus ada solusi bersama. Jangan sampai kemudian setelah digusur pedagang ini susah, tak bisa berjualan.

Lebih jauh, dia mengatakan, jika ada pembangunan SPBU di situ, tentu warga sekitar harus diakoomodir untuk bekerja dan menjadi karyawan.

“Begitu saya dapat info izin pembangunan SPBU swasta itu sudah keluar, saya langsung ke kelurahan untuk menanyakan itu. Ini perlu dicek lagi, apakah sudah terpenuhi semua mekanisme perizinan pembangunan SPBU tersebut atau belum.
Karena untuk pembangunan SPBU tersebut kan harus ada izin dari warga kanan kiri dan sebagainya. Apakah semua prosedur sudah dilalui oleh pihak SPBU atau belum, “tandas dia.

Dia menegaskan, soal perizinan yang katanya sudah keluar harus dicek lagi.”Intinya semua proses perizinan harus transparan, memenuhi aturan perizinan dan jangan sampai masyarakat di situ ada yang dirugikan. Kalau bisa diakoomodir unyuk kerja di SPBU tersebut, “ucap Reni.

Dia menambahkan, dirinya mendukung investasi tumbuh di Surabaya. Karena itu, harus bermanfaat dan tidak meresahkan warga. ” Sekali lagi para pedagang Pasar Asem Simo harus mendapat kejelasan nasib, ” pungkas dia.

Sementara anggota Komisi A DPRD Surabaya Moch Machmud ketika dikonfirmasi adanya pembangunan SPBU yang menggusur pedagang Pasar Asem Simo mengatakan, silakan para pedagang lapor ke Komisi A.” Silakan lapor dulu, nanti Komisi A akan menindaklanjuti untuk dihearingkan, ” ujar dia. KBID-PAR

Related posts

Jaga Kerukunan, Forpimda Kota Surabaya Ziarah ke TMP

RedaksiKBID

Peringati Hari Gizi, Pemkab Mojokerto Kampanye Isi Piringku dan Minum Tablet Tambah Darah

RedaksiKBID

10 Daerah di Jawa Timur Tuntas Vaksinasi 100% Tahap Pertama Dosis Pertama

RedaksiKBID