
KAMPUNGBERITA.ID – Maraknya punjualan pohon kamboja berumur puluhan tahun yang hampir hidup di setiap pemakaman di Kabupaten Magetan, membuat Bupati Magetan Suprawoto mulai turun tangan.
Bupati mengimbau kepada semua desa untuk tidak menjual pohon kamboja yang berada di makam desanya meskipun dengan iming-iming uang ratusan ribu rupiah.
“Saya mengimbau kepada semua desa yang punya otonomi seperti itu agar tidak menebang. Apalagi menjual pohon kamboja di makam, karena kita tahu proses tumbuh kamboja itu perlu waktu yang sangat lama,” kata Bupati Magetan Suprawoto saat ziarah di makam Yosonegoro, bupati Magetan pertama, Kamis (4/10).
Dijelaskan Suprawoto, pohon kamboja adalah pohon yang indah dan perlu dilestarikan. Bahkan ke depan Kabupaten Magetan akan membuat konsep-konsep taman seperti pohon kamboja tersebut agar Magetan bisa lebih indah lagi.
Sebagai informasi, akhir-akhir ini kolektor pohon kamboja mulai menyerang wilayah Kabupaten Magetan. Mereka menyasar kamboja-kamboja tua yang berukuran besar yang tumbuh hampir di semua pemakaman di Kabupaten Magetan. Dikabarkan pohon kamboja tersebut akan dikirim keluar kota seperti Bali dan berbagai kota lainnya dengan harga jutaan rupiah.KBID-MGT

