KampungBerita.id
Headline Teranyar

Jadi Penasihat FJN, Rizal Ramli: NU, Jurnalis, dan Jawa Timur Bagian Hidup Saya

Ekonom Senior, Dr. Rizal Ramli saat menghadiri pameran lukisan bersama sahabatnya, Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jatim di Surabaya. @KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Ekonom senior Rizal Ramli (RR) didaulat menjadi penasihat Forkom Jurnalis Nahdliyin (FJN). FJN adalah forum komunikasi untuk jurnalis yang berasal dari kalangan Nahdlatul Ulama (NU) kultural atau nahdliyin di Jawa Timur. Terbentuk pada 21 Ramadan 1441 H.

Juru bicara FJN, Muhamad Didi Rosadi mengungkapkan alasan pihaknya mendaulat Rizal Ramli sebagai penasehat karena RR juga seorang nahdliyin. Ia juga adalah seorang Gusdurian dan dekat dengan kiai.

“Rizal Ramli itu nahdliyin, Gusdurian dan loyalis Gus Dur. Ia orang yang dekat dengan NU dan jurnalis, pas buat dimintai nasehat,” tutur jurnalis Harian Bangsa tersebut, Senin (18/5).

Salah satu deklarator FJN, Abdul Hadi JM menilai Rizal Ramli sosok yang cerdas, kritis dan berani. Karena itu banyak ilmu dan pengalaman yang bisa ditularkan kepada para sahabat jurnalis nahdliyin.

Pria yang akrab disapa Gus Hay ini menambahkan, mantan Menteri di era Gus Dur dan Jokowi itu sebagai pribadi yang punya karakter. Ia berani menyuarakan kebenaran meskipun itu pahit.

“Jurnalis Nahdliyin ini butuh sentuhan orang yang kritis dan independen. Rizal Ramli lah orangnya, ” ujar founder media online Santrinews ini.

Sosok Rizal Ramli tak bisa lepas dari NU. Rizal yang lahir di Padang, Sumatera Barat sejak umur 6 tahun sudah yatim piatu. Sejak itu ia diboyong kakek-neneknya tinggal di Bogor, Jawa Barat. Di sini Rizal hidup di lingkungan NU dan menjalani amaliah NU. Sejak bersahabat dengan Gus Dur, RR jadi semakin dekat dengan kiai dan lingkungan pondok pesantren. Bahkan ia didaulat oleh para alumni Tebuireng dengan sapaan Gus Romli.

Begitu pula dengan Jawa Timur, Kabulog di era Presiden Gus Dur ini tak bisa dipisahkan dengan kultur Jawa Timur. Ia suka karakter orang Jawa Timur yang terbuka dan suka kerja keras. Selain itu, almarhumah istrinya adalah orang asli Jawa Timur.

“NU, jurnalis dan Jawa Timur adalah bagian hidup saya. Tentu saya bersedia jadi penasihat Forkom Jurnalis Nahdliyin yang ada di Jatim,” kata Gus Romli. KBID-DAY

Related posts

Sasar Nelayan dan Masyarkat Pesisir, Polda Jatim Gelar Vaksinasi Merdeka di Atas Kapal dan Dermaga

RedaksiKBID

Dua Rampok Minimarket Akhirnya Ditangkap, Satu Pelaku Ditembak Mati

RedaksiKBID

Demokrat Surabaya terus Bergejolak, PAC-PAC Keluhkan Gaya Kepemimpina Lucy

RedaksiKBID