
KAMPUNGBERITA.ID– Ketua Fraksi PDI-P DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono bersilaturahmi ke markas Sahabat Rohmatan Lil ‘Alamin di Wiyung, Rabu (15/7/2026) sore.
Dalam pertemuan tersebut, Buleks, sapaan akrab Budi Leksono, diterima langsung oleh Dewan Pembina sekaligus Pendiri Sahabat Rohmatan Lil ‘Alamin, Gus Rochmad Hidayat. Obrolan berlangsung hangat menyentuh berbagai tema, mulai dari kehidupan, kebangsaan, hingga pentingnya merawat nilai-nilai kemanusiaan dalam keberagaman.
Disela-sela obrolan, Gus Rochmad Hidayat memberikan hadiah berupa buku tentang Bung Karno, Presiden Pertama RI, yang berjudul ‘Surabaya Tanah yang Melahirkan Pendiri Bangsa’ kepada Buleks yang juga anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya.
Gus Rochmad menyampaikan kepercayaannya kepada Buleks sebagai wakil warga Surabaya di parlemen. Buku yang diserahkan berisi rangkuman kisah Presiden pertama RI, Soekarno, dan semangat perjuangan Arek-arek Suroboyo. “Pak Buleks saya percaya jadi wakil Arek-arek Suroboyo. Ini ada buku bagus. Buku ini bercerita tentang ‘Surabaya Tanah yang Melahirkan Pendiri Bangsa’. Jadi, ini kisah Presiden kita Soekarno sudah dirangkum di buku ini,”jelas Gus Rochmad.
Menurut dia, banyak nilai positif dalam buku tersebut yang bisa menjadi spirit dan api perjuangan Arek-arek Suroboyo. “Di sini keterwakilan Surabaya saya percayakan kepada Pak Buleks untuk bisa dipelajari dan menjadi motivator bagi anak-anak bagaimana nanti menjadi penerus bangsa yang lebih baik,”tegas dia.
Gus Rochmad berharap buku ini dapat menjadi inspirasi bahwa Surabaya memiliki peran besar dalam sejarah lahirnya bangsa Indonesia.
Sementara
Budi Leksono mengapresiasi pemberian tersebut. Bagi dia, buku ini akan menjadi bekal untuk terus belajar sejarah, serta meneladani semangat perjuangan para pendahulu, dan meneladani semangat persatuan serta cinta tanah air yang diwariskan Bung Karno.
“Maturnuwun Gus atas sambutan yang hangat, ilmu yang dibagikan, serta inspirasi yang diberikan. Semoga silaturahmi ini senantiasa membawa keberkahan dan mempererat ukhuwah,” ujar Buleks.
Dia menegaskan, kegiatan seperti ini penting untuk terus dijaga. Menurut Buleks, Ilmu akan bertambah ketika dibagikan, dan persaudaraan akan semakin kokoh ketika silaturahmi tidak putus.
Pertemuan ini diharapkan menjadi salah satu jalan memperkuat sinergi antara tokoh politik dan tokoh agama dalam merawat kerukunan serta membangun Surabaya yang toleran. KBID-BE

