KampungBerita.id
Headline Teranyar

Rumah Dinas Bupati Sidoarjo Digeledah, KPK Sita Uang Rp 1 Miliar dan Mata Uang Asing

Tim penyidik KPK memasukan koper ke bagasi usai menggeledah rumah dinas Bupati Sidoarjo.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang tunai sekitar Rp 1 miliar terkait kasus dugaan suap sejumlah proyek infrastruktur yang menjerat Bupati nonaktif Sidoarjo, Saiful Ilah. Uang tunai ini disita tim penyidik saat menggeledah Rumah Dinas Bupati Sidoarjo, Sabtu (11/1/2020).

“Dalam kegiatan penggeledahan di rumah jabatan Pendopo Bupati, Sabtu (11/1/2020), tim penyidik menyita sekitar Rp1 miliar,” kata Plt Jubir KPK, Ali Fikri, Minggu (12/1).

Tak hanya itu, tim penyidik juga menyita uang dalam pecahan mata uang asing. Beberapa di antaranya, USD 50 ribu, SGD 64 ribu dan pecahan mata uang asing lainnya seperti Dollar Australia, Euro, Yen dan lainnya.

“Saat ini masih dalam proses penghitungan,” kata Ali.

Selain Rumah Dinas Bupati, KPK juga menggeledah ruang kerja Saiful Ilah dan ruang Unit Layanan Pengadaan (ULP). Dari penggeledahan di dua lokasi itu, tim penyidik menyita sejumlah dokumen penting terkait proyek-proyek di Sidoarjo.

“Di lokasi ruang kerja Bupati dan ruang ULP, tim penyidik menyita sejumlah dokumen terkait pengadaan proyek di lingkungan Pemkab Sidoarjo,” katanya.

Seperti diketahui, KPK menetapkan Saiful Ilah, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, Sunarti Setyaningsih; Pejabat Pembuat Komitmen Dinas Pekerjaan Umum, Bina Marga, dan Sumber Daya Air Kabupaten Sidoarjo, Judi Tetrahastoto; Kepala Bagian Unit Layanan Pengadaan, Sanadjihitu Sangadji serta dua pihak swasta bernama Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi sebagai tersangka kasus dugaan suap sejumlah proyek infrastruktur di Pemkab Sidoarjo.

KPK menduga Saiful bersama Sunarti Setyaningsih, Judi Tetrahastoto, dan Sanadjihitu Sangadji menerima suap dari Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi. Suap dengan total sekitar Rp 1,8 miliar ini diberikan kepada Saiful dan tiga anak buahnya agar Ibnu Ghopur dan Totok Sumedi menggarap sejumlah proyek di Pemkab Sidoarjo.KBID-TUR

Related posts

Komisi C DPRD Surabaya Minta Pemkot Segera Perbaiki Tanggul Kali Lamong yang Ambles

RedaksiKBID

Bahas Sinkronisasi Program, Khofifah Temui Pimpinan DPRD Jatim

RedaksiKBID

Menjamur, DPRD Surabaya Minta Pemkot Surabaya Data Ulang Tower BTS Tak Berijin

RedaksiKBID