
KAMPUNGBERITA.ID-DPD Partai Nasional Demokrat (NasDem) Kota Surabaya menggelar sosialisasi dan pendampingan bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk pembuatan sertifikat halal. Sosialisasi ini digelar di Kantor Bappilu lantai 1, Minggu (24/5/2026).
Meski secara kuota peserta belum terpenuhi 100 persen, namun acara sosialisasi dan pendampingan berjalan lancar dan efektif. Apalagi materi yang berbobot disampaikan dengan cara fun (gembira) dan informatif. Tak heran, hampir seluruh peserta aktif bertanya dan memberikan testimoni.
Ketua DPD Partai NasDem Kota Surabaya, Dr. H. Syaiful Ma’arif, S.H., CN., M.H. mengatakan, jika sosialisasi ini penting karena banyak UMKM selama ini tidak pernah mengurus label halal. Mereka hanya asal memberi label halal tanpa melalui proses sertifikasi resmi. Kondisi tersebut dinilai menghambat upaya UMKM untuk naik kelas dan masuk ke pasar yang lebih profesional. “Prinsip sosialisasi ini penting kita sampaikan. Selama ini mereka hanya asal memberi label halal. Padahal untuk naik kelas, produk UMKM harus memiliki label halal resmi,”ujar Syaiful Ma’arif saat di konfirmasi, Senin (25/5/2026)
Menurut dia, salah satu syarat utama untuk mendapatkan sertifikat halal adalah para pelaku UMKM harus memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang berfungsi sebagai bukti legalitas, tanda pengenal tunggal usaha, serta mempermudah akses ke berbagai fasilitas pendukung bisnis. Karena itu, dalam kegiatan sosialisasi tersebut, pihaknya langsung memfasilitasi pelaku UMKM yang ingin mengurus NIB.
Dari kegiatan tersebut, tercatat sekitar 25 pelaku UMKM menyatakan serius dan meminta bantuan pengurusan pembuatan NIB, mengingat mereka sudah punya cita-cita menjadi pelaku UMKM sukses.
Dia menegaskan, Partai NasDem Surabaya sendiri berkomitmen mendampingi proses tersebut hingga tuntas. “Tahap awal kita bantu NIB-nya. Setelah selesai, kita bantu untuk sertifikat label halal. UMKM yang sudah dibimbing nantinya menjadi bagian dari binaan DPD Partai NasDem Surabaya,”beber dia.
Syaiful Ma’arif menambahkan, program ini juga bertujuan memperkuat jaringan internal partai. Jika itu sudah terpenuhi, maka produk dari UMKM binaan akan diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi pada kegiatan DPW, DPD, hingga DPC Partai NasDem.

Lebih jauh, Syaiful Ma’arif yang sehari-hari berprofesi sebagai lawyer menyebut bahwa konsep yang dikembangkan adalah membangun “Rumah Sandang Pangan”, di mana partai membantu pemasaran produk UMKM, sementara UMKM menyuplai kebutuhan kegiatan partai. “Kita tidak hanya menarik orang untuk menjadi anggota, tapi juga mendidik dan mensupport usahanya. Mau usaha apa, kita support dengan usahanya. Mau profesi apa, kita support dengan profesinya. Di situlah kontribusi DPC-DPC itu bisa berjalan dan tujuannya adalah untuk memperkuat struktur partai,” tegas dia.
Melalui program ini, lanjut dia, Partai NasDem Surabaya berharap UMKM binaan dapat memiliki legalitas usaha yang kuat, meningkatkan kepercayaan konsumen, dan memperluas akses pasar. “Kalau tidak diberitahu, mereka tidak bisa menaruh atau menitipkan barangnya di tempat-tempat yang sudah profesional untuk mengembangkan usaha,” pungkas dia. KBID-BE
