KampungBerita.id
Kampung Gaya Olahraga Peristiwa Surabaya Teranyar

Kolaborasi Kodim 0830/Surabaya dan Orado, Bidik Atlet Porprov dari Piala Panglima TNI

 

Dandim 0830/Surabaya, Kol Informasi Bambang Radityo membuka Open Turnamen Piala Panglima TNI.@KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID-Open Turnamen Domino Piala Panglima TNI 2026 di Surabaya yang diikuti 64 tim berlangsung meriah. Turnamen dalam rangka peringatan HUT ke-81 TNI ini dibuka oleh
Komandan Kodim 0830/Surabaya, Kolonel Inf Bambang Raditya M.Han di Lapangan Kartika, Makodim 0830/ Surabaya, Minggu (27/9/2026).

Bambang menjelaskan, event ini bukan sekadar pertandingan, melainkan sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, serta menjaring atlet berpotensi dari kalangan prajurit TNI, anggota Polri, hingga masyarakat umum. “Hal inilah yang menjadi landasan karakter dan moral para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan setinggi-tingginya serta mencapai prestasi terbaik,” ujar dia.

Bambang menegaskan pentingnya kolaborasi dengan Pengcab Olahraga Domino (ORADO) Kota Surabaya untuk memasyarakatkan olahraga domino yang kini sudah masuk cabang olahraga nasional. Bahkan, nantinya juga akan dipertandingkan di ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Jatim 2027 yang mana Surabaya sebagai tuan rumah.

Lebih jauh, dia berharap turnamen ini menjadi wadah penjaringan atlet potensial. Para juara di Open Turnamen Piala Panglima 2026 ini nantinya akan diseleksi ulang untuk dipersiapkan mewakili Kota Surabaya di ajang Porprov X Jatim 2027.”Mudah-mudahan dengan event ini kita bisa menjaring atlet-atlet Surabaya khususnya, yang nanti akan kita seleksi ulang untuk menjadi atlet Kota Surabaya,”ungkap dia.

Sementara untuk menyukseskan Porprov x Jatim 2027 di Surabaya, Bambang menyampaikan Kodim 0830 berencana menggelar turnamen “Dandim Cup” bersama ORADO dan KONI Kota Surabaya. “Kita sudah ngobrol dengan Ketua ORADO Surabaya Mas Rio dan Wakil Ketua KONI. Insyaallah ke depan untuk mensukseskan Porprov di Surabaya, kita akan gelar beberapa pertandingan di antaranya Dandim Cup. Nanti kita akan konsep seperti apa agar lebih meriah dan pesertanya bisa lebih banyak,”beber dia.

Sementara Ketua Umum Pengcab ORADO Surabaya, Rio Gahari menyatakan pemenang Open Turnamen Piala Panglima TNI 2026 ini akan dikompetisikan dan dibina untuk mewakili Kota Surabaya di ajang Porprov x Jatim 2027. “Surabaya tuan rumah, harapannya siapapun yang menang hari ini akan kita kompetisikan ulang nantinya untuk mewakili Kota Surabaya ke jenjang berikutnya. Ya, semoga Surabaya dapat menciptakan atlet-atlet terbaik mengikuti Porprov  2027,” tandas dia seraya menambahkan Orado Surabaya menargetkan empat medali emas di Porprov 2027.

Lebih jauh, Rio menyebut kegiatan hari ini merupakan bagian dari pemecahan rekor MURI serentak di 101 kota se Indonesia. Selain itu, juga digelar turnamen selebriti yang diikuti sekitar 50 selebriti dan seremoni main domino di bawah laut.

Dia menambahkan, olahraga domino menuntut kedisiplinan, konsentrasi, strategi, serta mental yang kuat. Pembinaan dilakukan secara berjenjang mulai dari Kejurcab, Kejurprov, hingga Kejurnas, dengan target jangka panjang menjadikan domino sebagai cabang eksibisi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.”Saat ini ORADO telah menjangkau 38 provinsi dan 309 pengurus cabang (pengcab). Kami berharap kerja sama dengan TNI tidak berhenti di sini, melainkan menjadi titik awal membangkitkan olahraga domino sekaligus memperkuat pembinaan atlet di Indonesia,” tandas dia.

Rio juga mengusulkan agar ke depan digelar Dandim  Cup agar Orado semakin membumi di kalangan TNI. “Domino ini memang olahraga yang sangat merakyat. Ke depan, mungkin kita akan mengadakan Dandim Cup. ya, ini agar semakin erat antara masyarakat dan TNI,” tandas dia.

Cetak Atlet Terbaik

Sementara itu olahraga rakyat Orado ditargetkan naik kelas dan menjadi salah satu cabang olahraga yang diperhitungkan di Indonesia. Keyakinan itu disampaikan Badan Pengawas Orado Jawa Timur, Satria Wicaksono.
“Orado Jatim ini kita dirikan baru 1 tahunan. Kita sudah begitu bersemangat ingin olahraga yang begitu merakyat dan sudah dari kecil kita lakukan ini bisa naik kelas, “Memintarkan Indonesia” dan berada di posisi yang mulia di antara olahraga-olahraga lain,” ujar Satria.

Dia meyakini Orado memiliki dampak positif bagi kecerdasan. “Ini olahraga bikin kita tambah pinter nggak sih? Anak saya saya ajarin main Orado, habis itu nilai matematikanya naik. Jadi, saya meyakini Orado ini bagus,”tegas dia.

Satria menyebut dalam setahun terakhir Orado telah berkembang pesat. Saat ini telah berdiri di 38 provinsi. Untuk Jawa Timur, pembentukannya menjadi yang terbanyak di antara 38 pengurus provinsi. “Orado naik kelas. Dari yang tadinya pakai kartu kita mulai pakai batu. Alhamdulillah setahun terakhir kita sudah mendirikan 38 provinsi dan di Jawa Timur kita yang terbanyak di 38 PVC dan kali ini pun di peringatan  HUT ke 81 ini Piala Panglima TNI Surabaya di Jawa Timur kita 18 BPJ kita terbanyak,” ujar dia.

Ke depan, Satria menyebut Orado Jatim menargetkan atlet-atlet terbaik lahir dari Surabaya. Mengingat Surabaya merupakan Kota Pahlawan, Satria meminta pengurus berupaya maksimal pada ajang Porprov. “Jadi, dari sini kita berharap atlet-atlet terbaik Indonesia munculnya dari Jawa Timur, khususnya Surabaya. Kota tempat lahirnya para pahlawan se-Indonesia. Saya minta tolong kawan-kawan berusaha semaksimal mungkin supaya nanti di Porprov Jatim, Surabaya juaranya. Dan semoga di Kejuaraan nasional Jawa Timur pemenangnya,” kata dia.

Dia menutup dengan ajakan kepada seluruh pengurus untuk bersama memajukan Orado. “Saya percaya teman-teman bisa melakukan, yuk kita semangat kita naik kelaskan olahraga ini dan kita muliakan,” tegas Satria. KBID-BE

Related posts

Disebut Terlibat Kasus Korupsi Jasmas, Dua Wakil DPRD Surabaya Tidak Ngantor

RedaksiKBID

Ibu Muda di Sidoarjo Buang Bayi tanpa Sepengetahuan Suami

RedaksiKBID

Miliki Koleksi 45 Artis dan Ratusan Model Siap Booking, Dua Mucikari Ditahan

RedaksiKBID