Bupati Mojokerto Serahkan APD, Logistik Kampung Tangguh Covid-19, dan BLT-DD Tahap II

Bupati saat memberikan bantuan.@KBID2020

KAMPUNGBERITA.ID – Bupati Mojokerto Pungkasiadi, kembali menyerahkan APD, bantuan logistik sekaligus Bantuan Langsung Tunai-Dana Desa (BLT-DD) tahap II tahun 2020, kepada 101 KK Desa Leminggir Kecamatan Mojosari yang juga berstatus sebagai salah satu Kampung Tangguh Covid-19 Kabupaten Mojokerto.

Khusaeni Kepala Desa Leminggir, pada sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mojokerto atas BLT-DD yang telah cair. Kepada bupati, Kades Leminggir juga mengabarkan jika wilayahnya yang berbatasan dengan daerah Sidoarjo, dilirik pemerintah provinsi untuk dibangun sebuah objek pariwisata air.

“Posisi kami yang berbatasan dengan Sidoarjo, dilirik Pemprov untuk dibangun objek wisata air. Kami juga memiliki TKD yang bebas dari kepemilikan warga, yang juga punya potensi wisata. Terimakasih kepada Pemkab Mojokerto khususnya Bapak Bupati, atas bantuan hari ini. Kami juga berharap agar Pemkab Mojokerto mendukung potensi pariwisata Desa Leminggir,” kata Khusaeni, Jumat (19/6) pagi.

Bupati Pungkasiadi pada sambutan arahan, mengajak seluruh masyarakat penerima BLT-DD untuk bijak mengelola dana bantuan pemerintah. Sebab, di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, beberapa sektor ekonomi cenderung lesu dan belum bisa pulih sepenuhnya.

“Saya mohon dengan sangat, agar BLT-DD yang hari ini diserahkan dapat dimanfaatkan dengan maksimal dan bijak. Misalnya untuk kebutuhan primer seperti beras, gula dan kebutuhan sembako lainnya,” kata bupati.

Masih dalam kondisi pandemi Covid-19, Bupati Pungkasiadi tidak lelah mengingatkan masyarakat untuk disiplin protokol kesehatan serta tetap mencontoh teladan hidup sehat yang sebenarnya telah diajarkan sejak dulu.

“Ibu Bapak, mohon untuk dijaga protokol kesehatannya. Kita kembali seperti kebiasan orang zaman dahulu. Sebelum masuk rumah cuci tangan dulu, agar virus dan kuman tidak terbawa masuk rumah. Bantuan dari Pemkab Mojokerto untuk penanggulangan Covid-19, sifatnya hanya untuk stimulus saja. Penerapan sesungguhnya di lapangan, adalah tanggung jawab panjenangan sedoyo,” tambah bupati.

Terkait potensi pembangunan di desa yang sebelumnya dijabarkan Kades Leminggir, Bupati Pungkasiadi mengajak semuanya untuk ikut aktif menggali potensi yang ada. Bupati yang akrab disapa Abah Ipung, pada beberapa kesempatan lampau juga sering mengatakan jika TKD dapat dibentuk dan diolah untuk kebermanfaatan desa itu sendiri. Misalnya dibuat destinasi wisata, rest area, juga pujasera. Manfaatnya pun akan kembali ke desa itu juga, mengingat desa adalah ujung tombak pembangunan.

Sebagai informasi, beberapa hari sebelumnya tepatnya tanggal 15 dan 18 Juni kemarin, Bupati Pungkasiadi juga menyalurkan bantuan APD dan logistik bagi beberapa kampung di dua kecamatan. Antara lain Kecamatan Pacet (Kampung Tangguh Kesimantengah, Claket dan Tanjungkenongo) serta Kecamatan Trawas (Kampung Tangguh Trawas, Ketapanrame dan Duyung). KBID-FFA