
KAMPUNGBERITA.ID-Pasca tragedi ambrolnya perosotan yang memakan korban 17 orang terluka, Komisi C DPRD Kota Surabaya akan memanggil pengelola Waterpark Kenjeran untuk mengungkap penyebab terjadinya peristiwa tersebut.
Hal ini disampaikan Ketua Komisi C DPRD Kota Surabaya, Baktiono. Menurut dia, pihaknya akan memanggil pengelola Waterpark Kenjeran terkait sertifikat laik fungsi (SLF) wahana dan bangunan tempat bermain. “Ya, dalam waktu dekat pengelola Waterpark Kenjeran akan kami panggil,”kata Baktiono dikonfirmasi, Minggu (8/5/2022).
Dia mengatakan, semua tempat bermain anak-anak dan yang juga dipakai orang dewasa, baik di tempat terbuka maupun tertutup seperti di mal harus dikontrol dan di cek oleh Dinas Pariwisata tentang kelayakannya.
“Agar tak terulang, Dinas Pariwisata harus sesering mungkin melakukan kontrol,” tandas Baktiono.
Untuk itu, politisi senior PDIP ini mendesak agar pengelola Waterpark Kenjeran bertanggung jawab dan sepenuhnya menanggung biaya perawatan korban yang dirawat di rumah sakit.
Baktiono mengaku, ikut sedih dan prihatin atas musibah tersebut. Untuk itu, dia mengimbau wahana wisata yang memiliki risiko kecelakaan cukup tinggi perlu dilakukan standarisasi operasi. “Misalnya, kekuatan bebannya, kualitas bahan, serta daya tahan konstruksi,” pungkas dia. KBID-BE
