KampungBerita.id
Kampung Raya Surabaya Teranyar

PCNU Surabaya Gelar Halal Bi Halal, Tekankan Sinergi dengan Pemerintah 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menghadiri Halal Bi Halal yang digelar PCNU Kota Surabaya.@KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID-Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Surabaya mengadakan Halal Bi Halal di Kantor HBNO Jalan Bubutan, Minggu (12/4/2026). Kegiatan ini rutin dilakukan setiap setelah Lebaran atau masih di bulan Syawal.

Acara halal bi halal ini dihadiri oleh Rais Syuriah PCNU Surabaya, KH. Dzul Hilmi, Ketua PCNU Surabaya, H. Masduki Toha, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi dan Sekda Kota Surabaya, Lilik Arijanto. Selain itu juga ada
perwakilan Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) Surabaya, perwakilan agama Kristen dan Katolik di Surabaya serta partai politik yang memiliki kursi di DPRD Surabaya.

Dalam sambutannya, Ketua PCNU Surabaya, H. Masduki Toha menyampaikan kembali pesan dari pendiri NU Kiai Hasyim Asyari. “Siapa yang mau mengurus NU maka dia santriku,” kata dia menirukan ulang ucapan dari sosok Pahlawan Nasional tersebut.

Menurut dia, NU adalah organisasi yang besar dan sangat dekat dengan masyarakat. Karena memiliki pengurus mulai dari tingkat MWC (kecamatan) hingga ranting di kelurahan. “Maka NU mampu paham akan permasalahan umat. Kami titipkan NU pada njenengan. Karena yang punya uang njenengan,” tutur dia seraya menyebut pejabat yang ada di Pemkot maupun DPRD Surabaya.

Dia melanjutkan, PCNU hanya bisa mendorong agar sinergi bisa berjalan. Yakni, dengan melakukan hubungan yang simbiosis dan mutualis yang saling menguntungkan.

Lebih jauh, Masduki Toha menegaskan, sangat banyak permasalahan umat saat ini. Misalnya saja tindak pidana ataupun kriminalitas.
“Masalah pencurian motor. Tak seribu, tapi tiga ribu. Dan ini terjadi di Surabaya,” tegas dia keheranan.

Kemudian sama halnya pada rokok elektrik yang mulai dimasuki narkoba. “Kalau begini terus masa depan generasi muda kita bisa jadi generasi yang linglung,” tegas dia.

Hal senada disampaikan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Dalam sambutannya dia berharap adanya sinergi PCNU Surabaya dengan Pemkot Surabaya. “Karena itu saya ingin menggerakan Surabaya ini dengan aqidah Agama Islam Ahlusunnah Wal Jamaah,” tegas dia.

Dia mencontohkan saat ini ada program Rp 5 juta per bulan untuk pembinaan anak muda di ruang lingkup RW. “Saya berharap NU atau Ansor yang bisa mendampingi,” tambah dia.

Eri Cahyadi menambahkan, akan merasa berhasil jika setiap anak muda yang ditanya siapa sosok Wali Kota dan menjawab PCNU. “Kalau ditanya Wali Kota dan dijawab Eri Cahyadi maka saya belum berhasil. Berarti pembangunan di Kota Surabaya belum dilakukan secara kolektif bersama,”pungkas dia. KBID-BE

Related posts

2023, Pemkot Surabaya Targetkan 75 Ribu Keluarga Miskin Bisa Hidup Mandiri

RedaksiKBID

Pelaku Usaha di Bojonegoro Apresiasi Langkah Bupati Anna Gelar Expo UMKM

RedaksiKBID

Munculnya Calon Tunggal, Apakah Bentuk Kegagalan Parpol dalam Kaderisasi? Ini Kata Arif Fathoni, Ketua Golkar Surabaya

Baud Efendi