KampungBerita.id
Kampung Gaya Teranyar

Serius Pelototi Lingkungan, Amphibi Buka Kantor di Sidoarjo

Pembukaan kantor DPW Aphibi di ruko Sun City, Sidoarjo

KAMPUNGBERITA.ID – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Aliansi Masyarakat Pemerhati Lingkungan Hidup dan B3 Indonesia (Amphibi) Jawa Timur membuka kantor barunya di Ruko Sun City Blok A-15 Kota Sidoarjo, Rabu (27/3).

Pembukaan kantor baru berlantai tiga ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Ketua Umum DPP Amphibi Agus Salim Tanjung. Pemotongan pita didampingi Kepala Dinas (Kadis) Lingkungan Hidup (LH) Kabupaten Sidoarjo Sigit Setyawan, Sekjen DPP Amphibi Noven Saputra dan Ketua DPW Amphibi Jatim Samsul Hadi. Selain Kadis LH Sigit Setyawan, hadir pula Komandan Rayon Militer Sidoarjo Kapten (Inf) Utomo serta perwakilan dari Polsek Kota dan Polresta Sidoarjo. Ucapan selamat atas dibukanya kantor baru juga melaui karangan bunga yang dikirim sejumlah kolega dan perusahaan.

Setelah pemotongan pita, dibukanya kantor baru juga ditandai dengan potong tumpeng. Pemotongan tumpeng awal dilakukan Ketua Umum DPP Amphibi diserahkan ke Ketua Kanwil DPW Amphibi Jatim.

Kadis LH Sidoarjo Sigit Setyawan mengatakan, persoalan lingkungan bukan tugas pemerintah saja. Namun juga menjadi tanggung jawab segenap elemen masyarakat.

Maka keberadaan Amphibi ini akan bisa bersinergi dengan pemerintah untuk sama-sama mengatasi dan memberi solusi persoalan lingkungan. Menurut Sigit, program Amphibi akan bisa selaras dengan Dinas LH untuk mengatasi problem lingkungan hidup.

“Selamat, semoga keberadaan Amphibi Jatim ini bermanfaat bagi masyarakat,” jelas Sigit.

Sementara Ketua Umum DPP Amphibi Agus Salim Tanjung mengatakan, pihaknya berupaya melakukan perbaikan lingkungan hidup di seluruh Indonesia. Bukan sekadar perbaikan, tapi juga menciptakan ekonomi kemasyarakatan dari limbah.

Hal itu sudah dilakukan dengan kreativitas pembuatan berbagai barang berguna yang memanfaatkan limbah. Selain itu juga inten membuat sabun berbahan limbah pabrik. Sabun berbahan limbah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Bulak Kapal

Kota Bekasi. Khusus untuk sabun ini sebenarnya banyak lapas yang meminta namun terbatas tenaga.
Amphibi juga membuat palet untuk pakan lele dan memanfaatkan limbah untuk bata press. Bahkan Amphibi juga akan menciptakan eco wisata seperti di Situ Rawa Gede Kota Bekasi.

“Harapannya perbaikan lingkungan hidup seluruh NKRI akan terlihat 2025 mendatang,” terang Tanjung.

Selain di Jatim, Amphibi sudah membuka kantor wilayah di sejumlah tempat. Di antaranya di Medan Sumatra Utara, Padang Sumatra Barat, Palembang Sumatra Selatan , Kepulauan Riau, Riau dan Lampung. Wilayah Kalimantan dan Makassar masih dalam proses. Sementara kantor pusat Amphibi berada di Bekasi dan Banten.
Ketua DPW Amphibi Jatim Samsul Hadi menegaskan, pihaknya akan memfokuskan pengkaderan dan leadership di organisasi terlebih dulu, sebelum menjalankan program lebih lanjut. Sebab mereka yang masuk di Amphibi adalah para relawan yang mau mendedikasikan waktu dan tenaga yang tidak digaji atau mendapat upah.

“Itu hal pertama yang akan saya lakukan untuk membenahi pengkaderan dan leadership,” pungkas Samsul.KBID-TUR

Related posts

Sempat Alot, Penempatan Anas Karno di Komisi A Jadi Awal Kebersamaan DPRD Membangun Surabaya 

Baud Efendi

Penyelesaian Perselisihan Usaha Sarang Walet Buntu, Komisi C Jalankan Amanah Putusan MA, Cabut IMB Rumah Usaha

RedaksiKBID

PWI Larang Anggotanya Ikut UKW Lembaga yang Tidak Jelas dan Tak Paham UU Pers dan Kode Etik Jurnalistik

RedaksiKBID