KampungBerita.id
Headline Kampung Bisnis

1.093 Domba Diekspor ke Malaysia melalui Bandara Internasional Juanda

Domba-domba ekspor sebelum diangkut menggunakan pesawat dengan tujuan Kuala Lumpur Malaysia

KAMPUNGBERITA.ID – PT Inkopmar Cahaya Buana mengeksport sebanyak 1093 ekor domba ke Kuala Lumpur Malaysia, melalui Bandara Internasional Juanda, Rabu (1/8).

Eksport domba ke tujuan Kamran Group Malaysia itu dilakukan kali kedua, setelah yang pertama melalui jalur laut. Kali ini melalui jalur udara untuk pertama kalinya.

Pengiriman domba dengan menggunakan pesawat MAS Kargo itu, puluhan ekor dibagi dan dimasukkan dalam kandang yangbterbuat dari kayu palet. Eksport domba itu juga di saksikan oleh Kepala Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya M Musyaffak Fauzi.

Kata Musyaffak eksport domba ini bagian dari amanat Menteri Pertanian bahwa tahun 2018 ini Jawa Timur berusaha eksport domba. Pemerintah terus mendorong sektor peternakan ekspansi ke pasar luar negeri. “Tujuan ekspor kali ini adalah ke Malaysia,” cetusnya

Domba yang dieksport ini sudah melalui tahapan pemeriksaan, mulai kesehatan domba, usia domba dan lain sebagainya. Domba-domba ini diambil perusahaan pengeksport dari peternak yang berada di Lumajang, Jember, Bondowoso, Banyuwangi, Probolinggo, dan Situbondo. “Orang Malaysia mengakui daging domba sini itu dagingnya enak,” jelasnya.

Musyaffak menambahkan, untuk tingkat kebutuhan atau permintaan dari Malaysia, sangat besar, yakni sampai 60.000 ekor domba yang dipesan dari Malaysia. “Pihak pengeksport menyanggupinya secara bertahap,” ujarnya

Direktur Utama Inkopmar Cahaya Buana Rio Lukman Inkopmar Cahaya Buana telah mengantongi Surat Perizinan Ekspor (SPE) dari Kementerian Perdagangan ekspor domba ke luar negeri. “Perusahaan memiliki kesepakatan eksport dengan pihak Malaysia, dalam kurun waktu dua tahun,” katanya.

Domba yang dikirim ini diambil dari para peternak yang ada di daerah Tapal Kuda. Eksport ini juga tujuannya untuk memberdayakan ekonomi masyarakat yang beternak domba.

“Eksport ini juga dapat meningkatkan kesejahteraan para peternak lokal. Sebab, dengan permintaan pasar luar negeri secara otomatis juga akan memicu pengusaha untuk menggenjot pasokan,” pungkas Lukman. KBID-TUR

Related posts

Jelang Ramadan, Komisi B Minta Pemkot Surabaya Tingkatkan Intensitas Operasi Pasar untuk Kendalikan Inflasi

RedaksiKBID

Pemprov Jatim Tekan Angka Penyembelihan Sapi Betina Produktif

RedaksiKBID

Komisi B Yakin Penggunaan Sistem Digital pada Parkir TJU akan Dongkrak PAD, Machmud: Potensinya Lebih dari Rp 100 M

Baud Efendi