KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

DPRD Surabaya Ingatkan Pemkot Soal Lonjakan Kasus HIV/AIDS di Kalangan Anak Muda

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Agus Mashuri.@KBID2024
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Agus Mashuri.@KBID2024

KAMPUNGBERITA.ID – Maraknya lonjakan kasus pebderita HIV/AIDS di Surabaya beberapa waktu belakangan ini menjadi perhatian serius kalangan DPRD Surabaya.

Diketahui, data terbaru jumlah penderita HIV/AIDS sebanyak 243 kasus. Jumlah tersebut merupakan kasus aktif dimana mayoritas penderitanya masih berusia produktif.

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Agus Mashuri menilai hal ini harus menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Surabaya dalam melakukan penanganan.

Agus menjelaskan bahwa penggunaan jarum suntik bersama dan perilaku seks bebas dua jalur utama di balik lonjakan kasus ini. Untuk itu, ia mendesak pemerintah kota untuk segera mengambil langkah-langkah konkret dalam upaya pencegahan.

“Program edukasi mengenai HIV/AIDS harus ditingkatkan secara masif dan disesuaikan dengan kebutuhan generasi muda. Kita tidak boleh menutup mata terhadap peningkatan kasus ini,” tegasnya.

Ia menekankan pentingnya melibatkan berbagai pihak. Kolaborasi antara pemerintah, instansi kesehatan, komunitas dan lembaga pendidikan dalam upaya pencegahan yang lebih efektif.

Edukasi yang komprehensif dan konsisten menjadi kunci utama dalam mengatasi masalah ini. Ia menambahkan bahwa informasi yang tepat dan jelas mengenai HIV/AIDS harus disebarluaskan secara masif kepada masyarakat, terutama generasi muda yang rentan terhadap perilaku berisiko agar lebih waspada terhadap risiko penyakit tersebut.

“Pemerintah harus mengambil langkah preventif yang nyata, baik melalui kampanye kesehatan maupun fasilitas layanan yang mendukung. Kita tidak bisa hanya mengandalkan data, tetapi juga harus berupaya mencegah agar angka ini tidak semakin meningkat,” tambahnya.

Legislator dari PPP ini berharap bahwa upaya bersama ini bisa menekan angka penyebaran HIV/AIDS di Kota Pahlawan. Dengan adanya tindakan preventif yang lebih ketat, pihaknya optimis generasi muda dapat terlindungi dari ancaman virus ini.

“Dengan adanya kolaborasi yang kuat antara berbagai pihak, kami optimis angka penyebaran HIV/AIDS di Surabaya dapat ditekan. Kita harus bekerja sama untuk melindungi generasi muda kita dari ancaman virus ini,” katanya. KBID-PAR-BE

Related posts

Sampaikan Hasil Investigasi Kasus Penggelapan di SMK Kosgoro, GP Ansor Sidoarjo Datangi Kejari

RedaksiKBID

Kontingen Lumajang Kuasai Medali Cabor Balap Sepeda MTB XC

RedaksiKBID

Daftar Bacabup Pacitan, Kadispora Surabaya Janji Menaikan PAD

RedaksiKBID