KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

DPRD Surabaya Minta Pemkot Perkuat Mitigasi Bencana saat Musim Penghujan

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko,@KBID2025
Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko,@KBID2025

KAMPUNGBERITA.ID – DPRD Surabaya berharap Pemkot memperkuat mitigasi bencana saat musim penghujan. Hal ini perlu dilakukan guna mengantisipasi terjadinya bemcana hetemeteorologi yang saat ini banyak terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia.

Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mengatakan pemkot perlu memperketat langkah mitigasi bencana hingga ke tingkat wilayah.

Menurutnya, kesiapsiagaan tidak boleh hanya bertumpu pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) di level kota, tetapi harus diperkuat hingga kecamatan dan kelurahan sebagai barisan terdepan penanganan darurat.

Cak YeBe sapaan akrab politisi Gerindra ini menyebut, pola hujan tahun ini menunjukkan ketidakstabilan yang perlu diantisipasi serius.

“Anomali cuaca membuat intensitas hujan sulit diprediksi. Karena itu mitigasi harus dilapis sampai wilayah terdekat dengan warga, bukan hanya di tingkat kota,” ujarnya dikutip Jumat (21/11/2025).

Ppotensi angin kencang, genangan, dan pohon tumbang, ujar dia, harus mendorong perangkat wilayah meningkatkan patroli serta memetakan titik-titik rawan. Para lurah dan camat diminta memastikan saluran lingkungan tetap bersih agar aliran air tidak terganggu.

“Respons pertama selalu terjadi di tingkat kelurahan dan kecamatan. Kecepatan menangani menit-menit awal saat hujan ekstrem sangat menentukan,” katanya.

Dia juga menekankan pentingnya ketersediaan peralatan mitigasi di setiap kelurahan. Ia menyebut perlengkapan seperti pompa portabel, gergaji mesin, lampu darurat, hingga pelampung harus tersedia dan siap digunakan tanpa perlu menunggu bantuan dari BPBD.

“Peralatan dasar itu penopang utama respon cepat di lapangan. Jangan sampai petugas kebingungan karena harus menunggu bantuan turun dari kota,” katanya.

Di sisi lain, edukasi mengenai kebencanaan kepada masyarakar juga perlu digencarkan. Ini untuk meminimalisir dampak apabila sewaktu-waktu terjadi bencana.

“Informasi yang cepat bisa menyelamatkan nyawa. Edukasi warga itu bagian dari mitigasi paling efektif,” kata dia.

Mengenai kondisi Command Center yang saat ini sedang mengalami gangguan, Cak YeBe meminta pemkot segera melakukan perbaikan.

Sebab, katanya, sistem kendali kota menjadi komponen penting dalam pengendalian bencana. ”

“Kami tidak ingin ada kelalaian teknis. Semua perangkat harus bekerja maksimal karena keselamatan warga adalah prioritas utama,” imbuh dia. KBID-PAR-BE

Related posts

Badan Kehormatan DPRD Surabaya Belum Temukan Pelanggaran Etik Dua Anggota Dewan

Baud Efendi

DPRD Kabupaten Mojokerto Gelar Sertijab Bupati dan Wakil Bupati

RedaksiKBID

KHC Pasito Bagi Masker Gratis untuk Masyarakat

RedaksiKBID