KampungBerita.id
Kampung Raya Olahraga Surabaya Teranyar

Laga Persahabatan Unesa FC dan PWI Jatim, Ajang Silaturahmi Pasca Lebaran

Tim Unesa FC menjalani laga persahabatan lawan PWI Jatim @KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID-Pertandingan persahabatan antara tuan rumah Unesa FC menghadapi tim SIWO PWI Jatim (Gabungan Judes FC dan Waras FC) di lapangan Unesa, Rabu (1/4/2026) sore, menjadi ajang silaturahmi pasca Lebaran.

Hal ini mendapat apresiasi dari Wakil Rektor IV Unesa Bidang Perencanaan, Pengembangan, Kerja Sama, dan Teknologi Informasi dan Komunikasi, Prof. Dr. Dwi Cahyo Kartiko, S.Pd., M.Kes.
Menurut dia, pertandingan persahabatan ini ajang silaturahmi untuk mempererat tali persaudaraan antara jurnalis dengan Unesa.
“Sebagai tuan rumah kami ucapakan termasuk kasih karena PWI Jatim yang menginisiasi untuk laga persahabatan ini,” ujar dia, usai pertandingan.

Dia mengaku, sebelumnya Unesa FC telah merencanakan pertandingan ini, namun karena PWI Jatim lebih dulu mengajak untuk menggelar pertandingan persahabatan, maka Unesa FC menyambut antusias. “Pertandingan tadi luar biasa dan keluar keringat semua. Ya mungkin selama ini pola makan kita sewaktu Lebaran agak berlebihan dan kurang terkontrol setelah berpuasa sebulan penuh. Sehingga baru kali ini bisa menggelar pertandingan silaturahmi,”ungkap dia.

Dwi Cahyo Kartiko yang akrab dipanggil Cahyo mengungkapkan, bahwa sebenarnya dirinya beserta jajaran rektorat sudah melakukan aktivitas olahraga pasca liburan namun untuk sepak bola baru kali ini dilakukan. “Sebenarnya kami sudah beraktivitas olahraga. Ada yang main Padel, Tenis, dan lainnya. Tapi baru kali ini beraktivitas sepak bola yang laksanakan rutin setiap Rabu,” tandas dia.

Cahyo juga membuka pintu lebar-lebar jika teman-teman PWI Jatim untuk latihan rutin sepak bola bersama. “Monggo untuk teman-teman dari PWI Jatim jika ada waktu longgar untuk bermain atau uji coba bersama kami di sini. Setiap Rabu agar lebih menarik,”jelas dia.

Cahyo menuturkan dalam rutinitas yang bermain sepak bola, sejauh ini diisi oleh Timnas Putri Unesa FC yang melibatkan sport science selama dalam pelatnas. “Ada juga beberapa dosen termasuk para pelatih yang ikut magang. Jadi, kami juga minta izin ke PSSI dan Alhamdulillah diberikan kesempatan untuk membantu selama proses berlatih dan waktu itu dengan pelatih dari Jepang,” beber dia.

Dia optimistis dengan magang itu bisa mengangkat pengalaman dan juga punya sesuatu yang berbeda. “Di timnas kan mesti berbeda dengan klub-klub yang sudah level nasional,” tambah dia

Sedangkan untuk mensupport agar dapat menciptakan dan menumbuhkan atlet baru yang berpotensi dan berbakat, Cahyo menyebut bahwa Universitas Negeri Surabaya (Unesa) memiliki tagline sebagai ‘Rumah Para Juara’. “Kami di Unesa dengan tagline ‘Rumah Para Juara’ itu sudah sangat jelas, bahwa kami akan kawal ketika ada atlet muda yang berprestasi. Artinya ada beberapa skema untuk sebuah beasiswa dan kami juga punya Liga 4, semuanya itu kami berikan beasiswa dalam kategori-kategori atlet berprestasi,” ungkap dia seraya menyebut setiap tahun terus dilakukan evaluasi untuk mempertahankan potensi dan prestasinya agar lebih meningkat.

Lebih jauh, Cahyo membeberkan, bahwa para atlet muda yang berprestasi juga diberikan pendalaman terkait profesionalisme agar menjadi atlet yang lebih berbakat dan lebih berprestasi. “Termasuk pendekatan sport science itu kita libatkan semua. Jadi, kita coba bermain sepak bola yang ideal, kemudian belajar menghargai dan menghormati keputusan wasit, dan termasuk protes dengan cara yang lebih elegan sebagai akademisi yang tertib dan disiplin,”tegas dia.

Cahyo menegaskan, pembentukan karakter yang paling komplet untuk para atlet muda berbakat memang ada di olahraga.

Sambari, Tim Support Unesa FC menyampaikan pandangannya terkait perkembangan atlet muda berbakat di Kota Surabaya yang sering latihan di Kampus Unesa bahwa mereka juga bisa mendapatkan ilmu. “Paling tidak mereka juga bisa mendapatkan ilmu dari sini dari para akademisi. Lantaran di sini semuanya sudah ada yang namanya gambaran nanti akan bermain seperti apa, termasuk dengan teori dan prakteknya seperti di Liga 4,” tutur dia.

Pelatih Tim Liga 4 Unesa FC, David Agus Prianto menambahkan bahwa Unesa FC ini merupakan salah satu tim milik lembaga Universitas Negeri Surabaya yang selama tiga musim ini baru dua kali berturut-turut masuk di 16 besar dan delapan besar, itu sudah luar biasa. “Saya sebagai pelatih pasti menjaga harga diri, reputasi, menginginkan yang terbaik. Jadi tidak hanya sekadar lolos di liga nasional, namun harus naik kasta,” tegas dia.

Catur Prasetya dari SIWO PWI Jatim mengaku terkesan dengan pemain-pemain muda yang ada di PWI Jatim. Ini menunjukkan pola regenerasi pemain bola berjalan sehingga siap melakoni agenda-agenda olahraga di tubuh PWI.”Jatim selalu siap,” kata dia.

Lepas dari semua itu, lanjut dia, laga persahabatan ini ajang silaturahim pasca Lebaran. “Cari keringat, bakar lemak,”ucap dia.

Sementara itu, Ketua Seksi Wartawan Surabaya PWI Jatim, Inyong Maulana menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi atas keramahan dari pihak Unesa FC sebagai tuan rumah.

“Semoga jalinan silaturahmi selalu tetap terjaga dan sampai jumpa lagi di pertandingan persahabatan selanjutnya,”pungkas dia. KBID-BE

Related posts

Tahun 2024, Jumlah Penduduk Miskin Bojonegoro Menirun 5920 Jiwa

DJUPRIANTO

Jembatan Widang Ambrol, Tiga Truk Tercebur, Dua Orang Tewas

RedaksiKBID

Dinas Pendidikan Kota Mojokerto Terapkan Lima Hari Sekolah untuk SD dan SMP

RedaksiKBID