
KAMPUNGBERITA.ID– Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama ( IPNU) Kota Surabaya kembali mencatat momentum penting dalam perjalanan kaderisasi organisasi pelajar Nahdliyin.
Pada Konferensi Cabang PC IPNU Kota Surabaya di Pondok Pesantren (Ponpes) Darul Muttaqien, Minggu (24/5/2026), Rekan Akmal Rizki Santoso resmi terpilih sebagai Ketua PC IPNU Kota Surabaya setelah memperoleh dukungan mayoritas mutlak dalam proses pemilihan ketua cabang.
Dalam pemungutan suara yang berlangsung demokratis, terbuka, dan penuh semangat persaudaraan organisasi, Rekan Akmal meraih 34 suara dari total 38 suara sah yang diperebutkan, sekaligus menyisihkan tiga calon lainnya yang maju dalam kontestasi Konferensi Cabang PC IPNU Kota Surabaya.
Perolehan suara yang sangat dominan tersebut menjadi simbol kuatnya kepercayaan kader terhadap kapasitas kepemimpinan, pengalaman organisasi, serta konsistensi pengabdian yang selama ini dijalani oleh Rekan Akmal di lingkungan IPNU. Ini juga menunjukkan harapan besar kader terhadap lahirnya kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi semakin maju, solid, dan relevan dengan tantangan generasi pelajar saat ini.
Konferensi Cabang PC IPNU Kota Surabaya sendiri berlangsung khidmat dan semangat kaderisasi di lingkungan pesantren yang sarat nilai perjuangan dan tradisi keilmuan Nahdlatul Ulama. Sejak awal, suasana konferensi dipenuhi antusiasme kader dari berbagai wilayah di Kota Surabaya yang hadir sebagai peserta maupun peninjau.
Forum tertinggi di tingkat cabang tersebut tidak hanya menjadi ajang pemilihan ketua, tetapi juga menjadi ruang evaluasi organisasi, penyusunan arah gerak perjuangan, serta penguatan komitmen kader terhadap nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.
Pelaksanaan konferensi di Pondok Pesantren Darul Muttaqien Manukan Surabaya juga menjadi simbol bahwa IPNU tetap berakar kuat pada tradisi pesantren sebagai pusat lahirnya kader-kader muda Nahdlatul Ulama.
Terpilihnya Rekan Akmal bukanlah proses yang hadir secara instan. Amanah besar tersebut merupakan hasil dari perjalanan panjang kaderisasi dan pengabdian yang telah ditempuhnya selama kurang lebih delapan tahun di tubuh organisasi IPNU. Sejak awal bergabung, Rekan Akmal dikenal sebagai kader yang aktif, dekat dengan anggota, dan konsisten dalam menjalankan proses organisasi dari tingkat paling bawah.
Perjalanan pengabdiannya dimulai ketika dia dipercaya memimpin sebagai Ketua Ranting IPNU Jepara. Dari tingkat ranting tersebut, Rekan Akmal mulai membangun pengalaman kepemimpinan, penguatan kaderisasi, serta pengembangan gerakan pelajar di wilayahnya.
Dengan semangat pengabdian yang terus tumbuh, dia kemudian melanjutkan amanah sebagai Ketua PAC IPNU Kecamatan Bubutan.
Selama menjabat di tingkat PAC IPNU Bubutan Akmal dikenal aktif melakukan konsolidasi kader, memperkuat komunikasi antar pelajar, serta menghadirkan berbagai kegiatan yang mampu meningkatkan partisipasi kader muda Nahdliyin. Pengalaman organisasi dari tingkat ranting hingga kecamatan inilah yang kemudian membentuk karakter kepemimpinannya menjadi lebih matang dan memahami kebutuhan kader di akar rumput.
Tidak sedikit kader yang menilai bahwa Rekan Akmal merupakan representasi kader IPNU yang tumbuh melalui proses panjang kaderisasi, bukan muncul secara tiba-tiba. Hal tersebut menjadi salah satu alasan kuat mengapa dirinya memperoleh dukungan besar dalam forum konferensi cabang kali ini.
Dalam sambutannya setelah ditetapkan sebagai Ketua PC IPNU Kota Surabaya terpilih, Rekan Akmal menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas amanah dan kepercayaan yang diberikan oleh seluruh peserta konferensi. Dia juga menyampaikan terima kasih kepada para senior, sahabat seperjuangan, pimpinan komisariat, pimpinan ranting, pimpinan anak cabang, serta seluruh kader yang selama ini membersamai proses perjuangannya di organisasi.
Lebih jauh, dia menegaskan bahwa amanah yang diterimanya bukan sekadar posisi struktural, melainkan tanggung jawab besar untuk menjaga marwah organisasi dan melanjutkan perjuangan kaderisasi pelajar Nahdliyin di Kota Surabaya. “Ini bukan hanya tentang jabatan, tetapi tentang amanah dan perjuangan bersama untuk membawa IPNU Surabaya semakin maju. Saya mengajak seluruh kader untuk tetap solid, menjaga kekompakan, dan bersama-sama membangun organisasi yang aktif, inovatif, serta bermanfaat bagi pelajar Nahdliyin di Kota Surabaya,” pungkas dia. KBID-BE

