KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

APBD Surabaya 2022 Rp 10, 3 Triliun-Segera Disahkan, Ketua DPRD Optimistis Ekonomi Surabaya Akan Pulih

APBD Surabaya
Ketua DPRD Surabaya, Adi Sutarwijono.@KBID2021

KAMPUNGBERITA.ID – Surabaya saat ini sudah masuk pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) level 1 berdasarkan Instruksi Dalam Negeri Nomor 53 Tahun 2021 tentang PPKM di Jawa Bali. Karena itu, DPRD Kota Surabaya bersinergi dengan Pemkot Surabaya mendorong pemulihan ekonomi di Kota Pahlawan ini.

Ketua DPRD Kota Surabaya Adi Sutarwijono mengatakan, Surabaya telah berstatus PPKM level 1 berkat perjuangan seluruh elemen masyarakat. “Kita bersyukur Surabaya berada di level 1, tentu perjuangan berikutnya memulihkan perekonomian di masyarakat,” kata dia, Selasa (9/11/2021).

Lebih jauh, Adi Sutarwijono mengatakan, anggota DPRD Kota Surabaya bersama Tim Anggaran Pemkot Surabaya dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) yang dihadiri oleh pimpinan dan anggota Badan Musyawarah (Banmus) telah menyepakati rancangan APBD Kota Surabaya 2022 sebesar Rp 10,3 triliun.

“Anggaran sebesar Rp 10,3 triliun, tentu kami dorong sebagai sinyal yang positif. Sebagai optimisme bahwa ekonomi Surabaya pada 2022 bakal bangkit dan pulih seperti sediakala,”ungkap dia.

Bahkan, lanjut Awi, panggilan Adi Sutarwijono, pemulihan ekonomi Surabaya jauh lebih kuat jika melihat kebersamaan antara pimpinan partai politik (parpol) dengan Wali Kota Eri Cahyadi yang bersinergi dan punya komitmen kuat untuk membangun Surabaya.

“Tentunya safari politik Wali Kota Eri Cahyadi untuk mencocokkan pikiran dan gagasan, terutama tentang program-program kerakyatan yang mendorong pertumbuhan, pemulihan ekonomi dan intervensi kebijakan sosial untuk menopang masyarakat yang mengalami kesulitan. Misalkan pemberian seragam gratis 46 ribu siswa SD dan SMP dari keluarga masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), serta pemberian beasiswa bagi pelajar SMA/ SMK dan para santri/santriwati katagori warga MBR,” jelas Awi yang juga Ketua DPC PDIP Kota Surabaya.

Dengan mempertahankan kebersamaan ini, menurut dia, Pemkot Surabaya akan lebih cepat dan kuat dalam menjalankan agenda tentang pemulihan dan pertumbuhan ekonomi di Surabaya tahun depan.

“Pemulihan ekonomi salah satunya dari sektor UMKM dan sektor informal menjadi perhatian yang penting. Karena jumlah di sektor itu cukup banyak di Surabaya,” pungkas dia. KBID-BE

Related posts

Datangi Kampung Halaman, SBY: Saya Yakin Pak Jokowi Mampu Mengatasi Bencana

RedaksiKBID

Pengamat Ekonomi Nilai Gagasan Wawali Surabaya Soal Subway Dinanti Masyarakat

RedaksiKBID

Gerebek Kamar Kos, Polisi Amankan Ribuan Pil Koplo dan Pelaku

RedaksiKBID