KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

Apresiasi Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat, Komisi D DPRD Surabaya Mutu Pendidikan Harus Jadi Prioritas

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ais Shafiyah Asfar, B.Sc., M.A.@KBID2026
Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ais Shafiyah Asfar, B.Sc., M.A.@KBID2026

KAMPUNGBERITA.ID – Komisi D DPRD Surabaya menegaskan perluasan akses pendidikan melalui Program Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat harus diimbangi peningkatan kualitas pembelajaran, transparansi seleksi, serta penguatan kompetensi guru dan fasilitas pendidikan.

Dalam keterangan tertulis pada Kamis (16/7/2026), Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ais Shafiyah Asfar, B.Sc., M.A. atau yang akrab disapa Ning Ais, mengapresiasi langkah pemerintah dalam memperluas akses pendidikan melalui Program Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat.

Menurutnya, kedua program tersebut merupakan upaya strategis untuk memperluas kesempatan belajar sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Ning Ais menjelaskan, Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat memiliki sasaran yang berbeda namun saling melengkapi. Sekolah Garuda dirancang bagi peserta didik berprestasi dengan kurikulum yang berfokus pada pengembangan sains, teknologi, dan inovasi guna membentuk generasi unggul, berkarakter, serta memiliki kemampuan kepemimpinan.

Sementara itu, Sekolah Rakyat bertujuan membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera agar memperoleh kesempatan belajar yang setara.

Menurutnya, kehadiran kedua program tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperluas akses pendidikan yang inklusif. Namun, implementasinya harus benar-benar tepat sasaran agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang berhak.

“Menurut saya, semakin banyak akses pendidikan yang dibuka tentu menjadi kabar baik. Artinya, semakin banyak anak yang punya kesempatan untuk belajar dan mengejar cita-citanya. Yang terpenting sekarang adalah memastikan setiap program benar-benar tepat sasaran dan bisa menjangkau peserta didik sesuai tujuan masing-masing,” ujar Ning Ais.

Politisi dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu menilai mekanisme seleksi Program Sekolah Rakyat yang memprioritaskan peserta didik dari keluarga prasejahtera berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) merupakan langkah yang tepat untuk memastikan bantuan pendidikan diberikan kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Ia juga mengapresiasi skema perluasan penerima manfaat apabila kuota peserta didik masih tersedia sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kebijakan ini menurut saya sudah tepat karena memberikan prioritas kepada anak-anak yang memang membutuhkan. Namun, proses seleksinya juga harus dilakukan secara transparan dan didukung data yang akurat agar masyarakat benar-benar merasakan keadilan dalam pelaksanaannya,” katanya.

Meski demikian, Ning Ais mengingatkan bahwa keberhasilan program pendidikan tidak cukup diukur dari semakin luasnya akses pendidikan. Menurutnya, kualitas layanan pendidikan harus menjadi prioritas agar tujuan program benar-benar tercapai.

Ia menegaskan, mutu pembelajaran, kompetensi tenaga pendidik, kelengkapan sarana dan prasarana, hingga pendampingan terhadap peserta didik merupakan faktor penting yang harus dipenuhi.

“Jangan sampai kita hanya fokus menambah akses, tetapi kualitas pendidikannya justru tertinggal. Anak-anak yang diterima di program ini harus mendapatkan layanan pendidikan yang baik, guru yang siap mendampingi, fasilitas yang memadai, dan lingkungan belajar yang benar-benar mendukung mereka untuk berkembang,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ning Ais berharap pelaksanaan Program Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat terus dievaluasi secara berkala sehingga berbagai tantangan di lapangan dapat segera direspons melalui penyempurnaan kebijakan dan peningkatan kualitas layanan pendidikan.

Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antarlembaga serta penyampaian informasi resmi kepada masyarakat mengenai persyaratan, mekanisme pendaftaran, hingga jadwal seleksi agar tidak menimbulkan kebingungan.

“Harapan saya, Sekolah Garuda maupun Sekolah Rakyat terus berkembang, bukan hanya dari sisi jangkauan penerima manfaat, tetapi juga kualitas pendidikan dan layanan yang diberikan. Kalau akses semakin luas dan mutunya terus ditingkatkan, saya yakin kedua program ini bisa menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak generasi yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di masa depan,” ungkapnya.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai Program Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat melalui kanal resmi pemerintah agar proses pendaftaran dapat dipahami dengan baik dan menjangkau peserta didik yang memenuhi kriteria.

Sebagai anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Ning Ais menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kebijakan yang memperluas kesempatan belajar bagi masyarakat. KBID-PAR-BE

Related posts

Kapolresta Sidoarjo Pantau Vaksinasi Dosis Kedua Bagi Anak Usia 6 Sampai 11 Tahun

RedaksiKBID

Polres Pamekasan Buru Tiga Pemerkosa Anak di Bawah Umur

RedaksiKBID

Program Nasional Makan Bergizi Gratis, Jangan Ganggu APBD Surabaya

Baud Efendi