KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

DPRD Surabaya Dorong Pembenahan Infrastruktur Nelayan di Pesisir Kecamatan Bulak

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno.@KBID2023
Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno.@KBID2023

KAMPUNGBERITA.ID – Pendangkalan laut terus terjadi di kawasan Kecamatan Bulak, Surabaya. Akibat kondisi tersebut menggangu aktivitas melaut para nelayan setempat. Untuk itu, DPRD Surabaya mendiring agar infrastuktur nelayan di wilayah tersebut dibenahi. Tujuanya, aktivitas mereka (para nelayan) melaut untuk mencari ikan tidak bergantung pada pasang surutnya air laut.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Surabaya, Anas Karno mengaku tergugah dengan kondisi tersebut. Menurutnya, pembenahan infrastruktur bagi nelayan di pesisir wilayah Kecamatan Bulak sangat diperlukan. Hal ini untuk menyesuaikan kondisi dimana mereka melakukan pekerjaan sebagai nelayan.

Dari penuturan sejumlah nelayan setempat dimana terjadi pendangkalan tepi pantai laut sehingga perahu yang sudah terlanjut sandar di pinggiran pantai, harus menunggu air pasang untuk kembali melaut.

Nelayan di Pantai Bulak pun tidak bisa melaut apabila air sedang surut. Mereka menunggu air pasang baru bisa membawa perahu mereka menuju ke tengah laut. Sementara apabila perahu sudah terlanjut sandar, terpaksa menunggu air kembali pasang. Kondisi semacam itu, menurut Anas, terjadi sudah berlangsung cukup lama.Bertahun-tahun para nelayan hanya bergantung pada cuaca pasang surutnya air laut untuk mencari ikan lantaran pantai di wilayah tersebut mengalami pendangkalan.

Dengan kondisi seperti itu, perahu para nelayan pun dipasrikan tidak mungkin bisa menuju ke perairan laut. Untuk sekadar digerakan saja sulit lantaran terhalang lumpur.

Menurutnya, dengan keadaan semacam itu maka otomatis mata pencarharian para nelayan terganggu. Untuk itu diperlukan pembenahan infrastruktur di wilayah tersebut.

“Karena ini menyangkut mata pencaharian nelayan, maka harus menjadi atensi bersama. Harus ada pembenahan dan penyikapan khusus untuk infrastruktur nelayan kita,” kata Anas Karno.

Anas menambahkan, saat menjalani reses atau jaring aspirasi di wilayah tersebut sejumlah nelayan mengaku mengeluhkan kondisi tersebut. Mereka meminta pemerintah setempat untuk membenahi infrastuktur terutama agar mendukung nelayan bisa melaut dengan tidak bergantung pada kondisi air laut.

Menanggapi keluhan para nelayan, Anas mengatakan aspirasi para nelayan akan disampaikan dengan dinas terkait. Bagaimana bentuk pembenahanya, ujar Anas, dinas terkait yang mengerti.

Anas menambahkan, lantaran aspirasi yang disampaikan berkaitan dengan persoalan mata pencaharian mereka,maka harus disikapi serius. DPRD Surabaya tidak ingin permasalahan-permasalahan yang menyangkut kebutuhan hidup masyarakat tidak tertangani dengan baik.

“Harus dicarikan solusi agar aktivitas harian nelayan tidak terganggu,” kata Anas.
Dia menambahkan, pihaknya akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat nelayan dengan melalukan komunikasi intensif bersama dinas terkait di Pemerintah Kota Surabaya.KBID-PAR

 

 

 

Related posts

52 Madrasah Ibtidaiyah Butuh Perhatian Serius Pemkot Malang

RedaksiKBID

Jalan KH. Mansyur Tepatnya di Utara Pasar Lama Mulai Berlaku Dua Arah

RedaksiKBID

Gaji ke-13 PNS Surabaya belum Cair

RedaksiKBID