KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

DPRD Surabaya Sesalkan Macetnya Air PDAM Akibat Pembangunan Alun-alun Surabaya

Mahfudz.@KBID2019

KAMPUNGBERITA.ID – Anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PKB, Mahfudz menyayangkan macetnya air PDAM akibat pembangunan Alun-alun Surabaya.

Menurutnya, macetnya air yang menjadi kebutuhan masyarakat sehari-hari sangat mengganngu masyarakat.

“Harusnya, hal seperti ini tidak perlu terjadi, karena menurut saya, perencanaan pengerjaan proyek tersebut kan sudah melalui kajian yang matang secara keseluruhan. Termasuk beberapa jaringan yang ada dibawah tanah, ini yang perlu diantisipasi secara dini sebelum dikerjakan,” papar Mahfud, digedung DPRD kota Surabaya.

Politisi PKB ini menambahkan, PDAM sebagai penyedia air bersih berbasis pelanggan di Surabaya, harus meminta maaf kepada warga kota Surabaya. Tidak hanya kata maaf, namun PDAM bertanggung jawab atas tidak teralirnya air bersih dibeberapa wilayah di Surabaya.

“Mereka kan bisa menyediakan air bersih gratis dengan tangki yang bisa menyuplai kebutuhan air bersih pada warga sampai batas waktu selesai proyek itu,” ucap Mahfud.

Ketersediaan air bersih itu sangat dibutuhkan warga, misalnya untuk keperluan mandi, masak, mencuci atau bahkan buang air besar, tegasnya.

“Kalau PDAM tidak segara memperhatikan, hal ini akan berdampak pada keresahan warga,” tukasnya.

Hal sama dikatakan anggota DPRD Surabaya dari Fraksi PKS, Reni Astuti mengatakan, pihaknya menerima banyak keluhan dari masyarakat perihal aliran air PDAM yang macet.

Reni menambahkan, banyak keluhan warga yang mandi pakai air galon, ada anak anak yang tidak masuk sekolah lantaran tidak bisa mandi. Banyak juga emak-emak yang harus menunda mencuciannya.

Banyak fasiltas publik yang juga terdampak atas macetnya air PDAM. Misalnya sekolah, perkantoran, rumah sakit. Tempat umum seperti itu harus cepat dicarikan solusinya oleh PDAM, termasuk juga kantor DPRD Surabaya, papar Reni, Selasa.

“Saya sudah cek ke pemkot, ternyata ini dampak proyek pembangunan alun-alun Suroboyo,” tegasnya.

Atas keluhan warga itu, maka kami melakukan pengecekan langsung kelapangan. “Harusnya PDAM mengantisipasi sebelumnya dan perlu perencanaan yang matang. Kalau ini tanpa prediksi dan antisipati yangg matang, jelas banyak pelanggan PDAM yang kecewa, imbuhnya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, langkah selanjutnya yang jelas ini harus segera dicarikan solusi dalam waktu singkat dan berikan kepastian kepada warga kapan itu selesai.

“Yang jelas pemkot harus minta maaf, jangan hanya dilimpahkan ke PDAM, karena ini proyeknya pemkot,” tutur dia.

Dirut PDAM Surya Sembada Surabaya, Mujiaman saat menjelaskan sambungan pipa PDAM dikawasan jalan Yos Sudarso. KBID-DJI

Related posts

Ribuan Botol Berisi Miras Dimusnahkan Sat Pol PP Sidoarjo

RedaksiKBID

Psikologis Pria yang Gemar Onani di Tempat Umum Diperiksa

RedaksiKBID

Bandara Juanda Siap Terapkan Prosedur Pelayanan Situasi New Normal

RedaksiKBID