KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

Komisi C Minta Pemkot Keluarkan Regulasi Penjualan Hewan Kurban

Camelia Habibah.@KBID2019

KAMPUNGBERITA.ID – Anggota Komisi C Bidang Pembangunan DPRD Surabaya, Camelia Habiba meminta pemerintah kota Surabaya agar mengatur tempat-tempat penjualan hewan kurban. Menjelang Hari Raya Idul Adha, di sejumlah kawasan kota ramai para pedagang menjual hewan kurban. “Minimnya lahan, sementara padat penduduk mestiya menjadi catatan sendiri,” katanya.

Legislator PKB ini mengakui, mendekati Idul Adha, banyak pedagang hewan kurban dari luar daerah yang menyerbu Surabaya. Namun, menurutnya yang memprihatinkan, pemilik lahan juga menyewakan tanha miliknya tanpa mempertimbangkan dampak negatif yag diakibatkan terhadap lingkungan sekitar. “Terutama dampak dari hewan ternaknya sendiri,” sebutnya

Ia meminta, semestinya pemerintah kota tak hanya mengecheck kesehatan ternak. Tetapi juga memperhatikan spot-spot mana yang diperbolehkan dimanfaatkan sebagai lokasi penjualan hewan kurban. “Sehingga bisa meminimalisir penyakit atau dampak lain dari hewan kurban,” katanya.

Camelia mengharapkan, untuk penentuan lokasi penjualan hewan kurban mana yang diperbolehkan, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan hidup guna menentukan persyaratan atau kriterianya seperti apa agar bisa membuka stan pasar hewan kurban. “Stan-stan itu agar menjaga kebersihan lingkungan. Tapi selama ini mereka (Dinas) hanya mengecheck kesehatan hewan kurban saja,” terangnya

Anggota Komisi C ini mengingatkan, apabila musim hujan, limbah atau pencemaran yang diakibatkan ternak kurban berupa bau akan kemana-mana. Sedangkan, jika musim kemarau yang dikhawatirkan adalah penyebaran virus. “Karena musim kemarau rawan virus. Makanya harus diperhatikan oleh pemkot,” tuturnya.

Ia menyarankan, lokasi penjualan hewan ternak jauh dari pemukiman warga. Pasalnya, di beberapa lokasi, tempat penjualan berada di dekat kawasan pemukiman. “Contohnya, di Surabaya Utara penuh dengan penjualan hewan kurban. Bahkan di halaman orang juga dipakai jualan,” pungkasnya. KBID-PAR

Related posts

Penghapusan Aset Pasar di Tujuh Titik, Pansus Minta PD Pasar Surya Lengkapi Data

Baud Efendi

Kota Madiun Zona Hijau Pertama di Jatim, Lainya Masih Merah, Orange, dan Kuning

RedaksiKBID

Tak Sanggup Bayar Utang, Warga Jabon Gantung Diri

RedaksiKBID