KampungBerita.id
Kampung Raya Surabaya Teranyar

Parkir RSUD Soewandhie Penuh, DPRD Surabaya Usul Manfaatkan Lahan Parkir Gedung Kaza Plasa

Agus Mashuri, anggota Pansus RPJMD.@KBID-2025.

KAMPUNGBERITA.ID-Kondisi parkir di RSUD Soewandhie memang seringkali penuh dan meluber hingga ke jalan, menyebabkan kemacetan di kawasan Jalan Tambakrejo. Pihak rumah sakit dan Pemkot Surabaya berupaya mencari solusi untuk mengatasi masalah tersebut.

Kondisi parkir di rumah sakit milik Pemkot Surabaya tersebut menjadi sorotan anggota Pansus Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) DPRD Kota Surabaya, Agus Mashuri.

Dia menjelaskan, sekarang ini kondisi parkir di RSUD Soewandhie dilaporkan padat dan berpotensi menyebabkan kemacetan di kawasan Jalan Tambakrejo tersebut. Sementara Pemkot Surabaya berencana melakukan penataan ulang.

“Layanan parkir yang baik di rumah sakit, tidak hanya sebagai fasilitas tambahan, tetapi juga merupakan elemen penting yang berkontribusi pada kualitas layanan kesehatan secara keseluruhan,” terang Mashuri, Kamis (26/6/2025).

Untuk itu, politisi PPP (Partai Persatuan Pembangunan) ini mengusulkan agar Pemkot Surabaya memanfaatkan lahan parkir gedung Kaza Plasa yang saat ini minim pengunjung. Apalagi letaknya tidak terlalu jauh, hanya berseberangan dengan RSUD Soewandhie.

“Kaza Plasa itu memiliki kapasitas parkir untuk 1.000 mobil, dan 700 kendaraan roda dua. Dari pada kosong, lebih baik dimanfaatkan untuk menambah lahan parkir RSUD Soewandhie,” terang dia.

Lebih jauh, anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya iniĀ  menambahkan, bahwa Gedung Kaza Plasa berdiri di atas lahan Pasar Tambahrejo Jalan Kapas Krampung, merupakan aset dari PD Pasar Surya yang dikelola oleh swasta. Hal ini memungkinkan untuk pemanfaatannya, tanpa mengubah bangunan.

Selain itu, Mashuri juga mengusulkan Gedung Kaza Plasa bisa dialihfungsikan sebagai instalasi penunjang dari RSUD Soewandhie, utamanya untuk pelayanan poliklinik bagi penyakit non Infeksi.

“Gedung Kaza Plasa bisa dijadikan poliklinik khusus penunjang RS UD Soewandhie seperti klinik jantung atau onkologi yang tidak menimbulkan dampak menular,” ujar Mashuri.

Dia menjelaskan, pendapatan triwulan pertama RSUD Soewandhie sebesar Rp 74 miliar dari target yang dicanangkan sebesar Rp 72 miliar, telah melebihi target dan merupakan nilai maksimal.

“Jika ini dilaksanakan maka akan menambah pendapatan RSUD Soewandhie karena kapasitas layanan akan bertambah, yang saat ini sudah sulit bertambah karena kapasitas layanan sudah penuh,”tandas dia.

Mashuri menyebut dengan pemanfaatan Gedung Kaza Plasa akan mengatasi beberapa masalah sekaligus, baik persoalan parkir, juga untuk menambah layanan dan kapasitas dari RSUD Soewandhie sendiri.

Dia mencontohkan, sebagaimana pabrik sepatu, jika kapasitas produksinya sudah maksimal, maka untuk menambah hasil produksi harus memperbesar atau membuat pabrik baru.

“Saya berharap Pemkot Surabaya menganalisa kembali dan segera dilakukan kajian untuk mewujudkan peningkatan kualitas pelayanan RSUD Soewandhie dan mengatasi masalah utama yaitu parkir kendaraan yang kerap kali mengganggu,” pungkas dia. KBID-BE

Related posts

Gelar Bimtek Sosialisasi Tingkat PPK, KPU Surabaya Optimistis Partisipasi Masyarakat dalam Pilkada Serentak Meningkat

Baud Efendi

BPJS Sidoarjo Ingatkan Rumah Sakit Untuk Perbarui Akreditasi

RedaksiKBID

Bojonegoro Targetkan Masuk 5 Besar Nominasi Desa Atau Kelurahan Terbaik se Jatim

DJUPRIANTO