KampungBerita.id
Bumi Malang Kampung Raya Peristiwa Surabaya Teranyar

Rajut Tali Silaturahmi, Alumni SMPN 1 Turen Gelar Halal Bihalal

Alumni SMPN 1 Turen tak melewatkan acara halal bihalal untuk foto bersama penuh keakraban.@KBID-2023.

KAMPUNGBERITA.ID-Masih dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1444 H, alumni SMPN 1 Turen menggelar halal bihalal di Ocean Garden, Turen, Selasa (25/4/2023) siang.

Halal bihalal pasca pandemi Covid-19 ini menjadi ajang untuk merajut tali silaturahmi antarsesama keluarga IKA SMPN 1 Turen. Tak heran, dalam momen ini terpancar kebahagiaan dan rasa haru menyelimuti pertemuan tersebut. Tegur sapa dan saling menanyakan kesehatan masing-masing menjadi pemandangan yang mengharukan. Apalagi para alumni yang datang tidak hanya dari Turen dan sekitarnya, tapi juga dari Blitar, Kediri, Bondowoso, Pasuruan, Sidoarjo, Malang, Surabaya, dan lain lain.

Ketua Ikatan Alumni (IKA) SMPN 1 Turen 1983, Yudi Purwanto mengaku bersyukur semua bisa berkumpul dalam acara halal bihalal tahun ini yang menyenangkan dan dalam kondisi sehat walafiat.

Halal bihalal ini diharapkan akan mendorong kebersamaan sesama alumni SMPN 1Turen, khususnya angkatan 1983.
” Di tengah
kesibukan teman-teman melakukan anjangsana ke famili maupun keluarga, ternyata masih sempat menghadiri acara ini. Saya ucapkan terima kasih atas kehadirannya,” ujar Yudi.

Ustaz Isnandar menyampaikan tausiyah di hadapan alumni SMPN 1 Turen.@KBID-2023.

Lebih jauh, dia menuturkan, setiap kali digelar silaturahmi, ada perasaan campur aduk. Ada perasaan senang, gembira dan juga sedih.

Senang karena bisa bertemu atau ngobrol dengan teman-teman alumni yang selama ini hanya berkomunikasi lewat grup WhatsApp (WA) dan media sosial (medsos) saja,.

“Kami juga terharu dan enggak menyangka sekian tahun tak ketemu sekarang bisa tatap muka, rasanya seperti mimpi,”tandas dia.

Yudi juga mengaku sedih karena ada beberapa teman tak bisa menghadiri halal bihalal tahun ini. Mereka tak hadir bukan karena tak bisa, tapi karena kena musibah dan ada juga yang sudah menghadap Sang Khaliq atau berpulang ke Rahmatullah. Jadi ada perasan sedih.

Yudi menegaskan, meskipun masih banyak anggota keluarga besar alumni SMPN 1 Turen angkatan 1983 yang berhalangan hadir, namun diharapkan tetap diberikan kelimpahan rezeki dan kesehatan agar suatu saat bisa kembali berkumpul.

“Mari kita doakan agar teman-teman kita yang sakit diberi kesembuhan Pokoke seduluran selawase” ungkap Yudi.

Pada kesempatan itu, Yudi juga menyampaikan terima.kasih atas dukungan dan apresiasi dari teman-teman alumni yang telah mensupport acara ini, sehingga acara halal bihalal bisa terlaksana dengan sukses dan lancar.e

Perwakilan alumni, Winarko menyatakan kegiatan ini tentu saja menjadi tradisi tahunan yang harus dipertahankan serta dilestarikan. Ini (halal bihalal) adalah refleksi ajaran Islam yang menekankan sikap persaudaraan, persatuan dan berbagi kasih sayang di bulan Syawal.

“Semoga dengan silaturahmi ini, menambah ikatan kekeluargaan di antara alumni 83. Karena
seseorang yang menyambung tali silaturahmi sama seperti menyambung hubungannya dengan Allah SWT,” imbuh Winarko.

Hanya saya, Winarko menitipkan pesan, jika sudah berkumpul jangan hanya kumpul-kumpul saja. Tapi harus ada sesuatu yang lebih.

“Misalnya, kalau ada teman-teman kita yang masih hidup kekurangan harus dipikirkan bersama untuk membantunya,” tegas dia.

Sementara dalam pesan agamanya, Ustaz Isnandar mengatakan, bahwa halal bihalal merupakan tradisi yang hanya ada di Indonesia. Semua berkumpul tanpa memandang ras, suku, dan agama, berkumpul untuk melaksanakan acara yang penuh makna, yaitu halal bihalal.

” Saya cari, tidak ada dalam struktur bahasa Arab kata halal bihalal. Jadi, halal bihalal hanya sebuah tradisi dan hanya dilaksanakan di Indonesia, ” ungkap dia.

Ustaz Isnandar mengakui, untuk melakukan pertemuan (halal bihalal) untuk merajut tali silaturahmi ini tidak mudah. Karena dirinya juga pernah merasakan.

“Makanya, dalam acara seperti ini status sosial digantung saja. Kita ini beda nasib saja. Ada yang jadi guru, pengusaha, sopir dan macam-macam . Semua itu harus ditanggalkan agar tak ada yang nervous. Yang penting tali silaturahmi ini harus tetap dijaga,”pungkas dia. KBID-BE

Related posts

JAPRI Jatim Endus Dugaan Korupsi di Proyek Pembangunan Gedung DPRD Surabaya

RedaksiKBID

Gemar Berjudi, Kades Sumberwuluh Tilap Dana Desa Rp 297 Juta

RedaksiKBID

Terima Bantuan 10 Ribu VTM, Pemkot Surabaya Maksimalkan Tracing Covid-19

RedaksiKBID