KampungBerita.id
Surabaya Teranyar

DPRD Surabaya Dukung Pemkot Beri Bantuan Siswa Gakin yang Ikut SPMB SMP Swasta

Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Agus Mashuri.@KBID2025
Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Agus Mashuri.@KBID2025

KAMPUNGBERITA.ID – Anggota Komisi D DPRD Surabaya, Agus Mashuri (Cak Huri) mendukung kebijakan Pemkot Surabaya, memberikan bantuan bagi siswa keluarga miskin dan pra miskin, yang mengikuti jalur Seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (SPMB) di SMP swasta, dengan catatan harus dijalankan secara akurat dan merata.

Ia menekankan pentingnya pengawasan dan transparansi dalam penyaluran bantuan biaya pendidikan agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.

“Harus ada sistem pengawasan yang kuat agar bantuan tidak disalahgunakan, karena program ini diperuntukkan pada warga miskin dan pra miskin mengikuti SPMB SMP Swasta,” ujar Agus Mashuri dikutip Minggu (13/7/2025).

Dia mengapresiasi langkah Pemkot dalam memberikan akses pendidikan swasta bagi keluarga tidak mampu, namun meminta sistem pengawasan yang kuat.
Ia menerangkan data pemkot yang menunjukkan 4.013 siswa pramis/gamis diarahkan ke sekolah swasta, dengan 2.145 siswa menerima bantuan langsung dari APBD.

“Harus ada data terintegrasi supaya yang berhak jelas mendapatkan bantuan. Jika masih ada yang tidak terjangkau, berarti sistem ini belum optimal,” jelasnya.

Agus menekankan pentingnya koordinasi antara Dinas Pendidikan dan Dinas Sosial serta meminta akses bagi DPRD untuk melakukan audit silang atas penyaluran bantuan. Transparansi, menurutnya, akan meningkatkan kepercayaan masyarakat.

“Harus ada data terintegrasi supaya yang berhak jelas mendapatkan bantuan. Jika masih ada yang tidak terjangkau, berarti sistem ini belum optimal,” jelas Agus.

Menurut Cak Huri, penting bagi Pemkot menyiapkan jalur komunikasi terbuka seperti hotline ataupun posko pengaduan bagi orang tua siswa.

“Dengan begitu, masalah seperti penolakan bantuan atau pungutan ilegal bisa segera ditangani.
Orang tua harus bisa melapor jika mengalami kesulitan. Jadi program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujarnya.

DPRD berkomitmen siap mengawal program ini, agar sampai pada sasaran yang tepat, jika ditemukan penyimpangan, maka DPRD akan memanggil Dinas Pendidikan dan pihak terkait lainnya.

Seperti diketahui, minat masyarakat Surabaya untuk mendaftarkan anak ke jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) swasta terus meningkat. Tercatat, jumlah pendaftar dalam proses Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) mencapai lebih dari 1.120 siswa.

Data Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Surabaya mencatat, dari total pendaftar tersebut, sebanyak 445 calon siswa berasal dari jalur afirmasi keluarga miskin (gamis), sementara 675 lainnya mendaftar melalui jalur reguler.

Pemerintah Kota Surabaya memastikan bahwa seluruh siswa dari keluarga kurang mampu tetap akan mendapatkan bantuan pendidikan, meskipun memilih bersekolah di SMP swasta.

“Bagi gamis tidak perlu khawatir untuk bersekolah di swasta. Pasti dapat intervensi yang sama, baik negeri maupun swasta,” kata Sekretaris Dispendik Surabaya, Putri Aisyah Mahanani. KBID-PAR-BE

Related posts

Aktivitas SPPG Usik Ketenangan Warga Villa Bukit Mas, Komisi D Minta Pengelola Perhatikan Aspek Kenyamanan Lingkungan

Baud Efendi

Pemkot dan Baznas Tebus 529 Ijazah Pelajar SMA/SMK Swasta se-Surabaya

RedaksiKBID

Terima 33.420 Vaksin, Pemkot Surabaya segara Gelar Vaksinasi Covid-19

RedaksiKBID