
KAMPUNGBERITA.ID-
Ketua Fraksi PDI-P DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono
mengajak seluruh lapisan masyarakat menggaungkan semangat perjuangan bangsa Indonesia untuk meneladani nilai-nilai perjuangan Bung Karno, karena di Bulan Bung Karno ini merupakan ruang batin untuk merawat ingatan kolektif bangsa.
“Bung Karno tidak hanya mewariskan kemerdekaan, tetapi juga mewariskan jiwa-jiwa yang berani bermimpi besar, berpikir melampaui zamannya, dan bertindak demi seluruh kepentingan rakyat,”ujar dia, Senin (8/6/2026).
Buleks, sapaan Budi Leksono menuturkan, sejarah mencatat bahwa jalan perjuangan Bung Karno ditempa oleh berbagai dinamika. Namun justru dari keterbatasan itulah lahir gagasan besar tentang Indonesia merdeka yaitu bangsa yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian dalam kebudayaan.
“Melalui Bulan Bung Karno ini tidak sekadar hanya mengenang, tetapi menghidupkan kembali api perjuangan itu dalam tindakan nyata di dalam kehidupan sehari-hari,” tegas dia.
Dengan semangat yang diusung dalam peringatan tahun ini, Buleks juga mengajak semua masyarakat untuk menjadikan perjuangan Bung Karno sebagai kesadaran hidup. Sebagai energi yang menggerakkan pikiran, membentuk karakter dan menuntun arah pembangunan. Hal ini sejalan dengan visi misi pembangunan Pemkota Surabaya untuk mewujudkan kehidupan yang sejahtera.
Berpijak pada nilai-nilai tersebut, lanjut anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya ini, harus diteguhkan untuk menata kehidupan dengan kesadaran yang utuh.
“Dalam kesadaran inilah, kita melangkah bersama untuk merawat kesinambungan warisan leluhur serta meneguhkan arah masa depan yang berdaulat dan bermartabat,” tambah dia.
Dalam momentum Bulan Bung Karno ini, Buleks pun merangkul seluruh lapisan masyarakat, terutama generasi muda, untuk memperkuat kapasitas diri, memperluas wawasan, serta membangun karakter yang tangguh dan berdaya saing.
“Karena masa depan sangat ditentukan oleh kualitas manusianya hari ini, dan tata kehidupan masyarakat hendaknya terus ditopang oleh nilai-nilai kearifan lokal yang telah mengakar kuat sebagai jati diri,” tandas dia.
Menurut Buleks, dalam sebuah kebersamaan, rasa saling menghormati, dan keselarasan dalam bertindak bukan sekadar simbol budaya, melainkan fondasi sosial yang kuat menjaga keutuhan Kota Surabaya.
“Kita tidak boleh kehilangan semangat kebersamaan dalam dinamika zaman yang terus bergerak ini. Semangat bekerja bersama, saling menguatkan, gotong royong dan berbagi tanggung jawab harus tetap menjadi jalan utama dalam setiap upaya pembangunan masa depan Kota Surabaya. Karena itu, dalam Bulan Bung Karno ini mari selalu kita kobarkan dan selalu kita gaungkan semangat perjuangan bangsa Indonesia di Kota Pahlawan ini,” pungkas dia. KBID-BE
