KampungBerita.id
Headline Kampung Raya Surabaya Teranyar

Buleks Imbau Warga Surabaya Tidak Panik Soal Kabar Sesar Aktif, Minta Fokus Mitigasi

Ketua Fraksi PDI-P DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono.@KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID
DPRD Kota Surabaya mengimbau masyarakat agar tidak panik menyikapi pemberitaan viral di media sosial terkait keberadaan sesar aktif yang melintasi Kota Surabaya. Meski begitu, warga diminta tetap mengenal potensi risiko yang bisa ditimbulkan.

Imbauan itu disampaikan Ketua Fraksi PDI-P DPRD Kota Surabaya, H. Budi Leksono. Dia menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya dan mendorong agar segera melakukan sosialisasi serta mitigasi bencana. “Bertindak cepat melakukan sosialisasi dan mitigasi itu penting,” Berdasarkan UU Nomor 24 Tahun 2007, ini untuk menekan korban jiwa dan kerugian materi,” ujar Buleks, sapaan akrab Budi Leksono, Jumat (11/9/2026).

Buleks yang juga menjabat Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPC PDI-P Kota Surabaya meminta Pemkot lebih intensif memberikan edukasi kepada masyarakat. “Sehingga ketika masyarakat telah teredukasi soal isu bencana, maka akan paham harus bagaimana, di mana dan ke mana jika hal ini benar-benar terjadi,”ungkap dia.

Dia juga mengingatkan warga agar tidak termakan ramalan atau prediksi di media sosial yang menyebut gempa akan terjadi dalam waktu dekat. “Tidak perlu panik. Masyarakat diimbau untuk fokus pada mitigasi bencana, seperti mengenali jalur evakuasi dan menyiapkan tas siaga bencana sesuai ketentuan,”tandas dia.

Selain itu, Buleks yang juga anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya juga meminta masyarakat tetap berdoa dan selalu mengikuti imbauan pemerintah untuk meminimalisir kemungkinan-kemungkinan yang akan terjadi.”Tak ada satupun manusia di muka bumi ini menginginkan bencana, namun jika pertanda alam telah semakin jelas maka kita sebagai manusia harus selalu tawakal dan berikhtiar untuk menghadapi kemungkinan-kemungkinan tersebut,” pungkas dia.

Hal senada disampaikan Ketua BPBD Kota Surabaya, Irvan Widyanto. Dia menjelaskan wilayah Jawa Timur termasuk dalam jalur Sesar Kendeng. Sesar ini merupakan struktur geologi aktif yang membentang panjang dari barat hingga timur Pulau Jawa. “Di Surabaya jalurnya terbagi dua segmen. Ada Segmen Surabaya atau SUB Pusat-Barat, dan Segmen Waru atau SUB Selatan-Barat,” jelas Irvan.

Menurut dia, Sesar Kendeng membentang melewati sejumlah daerah di Jatim dan Jateng, antara lain Surabaya, Waru, Jombang, Lamongan, Nganjuk, Madiun, Grobogan, Bojonegoro hingga Cepu.

Irvan menegaskan keberadaan sesar tidak serta merta berarti akan terjadi gempa dalam waktu dekat. Karena itu, edukasi dan kesiapsiagaan masyarakat menjadi kunci utama. “Yang penting warga tahu risikonya dan tahu langkah penyelamatan diri,”pungkas dia. KBID-BE

Related posts

Konsisten Bantu Wong Cilik, Politisi Senior PDI-P Baktiono Diberi Kepercayaan Jadi Bacaleg DPRD Surabaya

RedaksiKBID

Pansus Minta Izin Reklame Viaduk Gubeng Dibatalkan, Imam Syafi’i: Pemkot Surabaya Jangan Komersialkan Cagar Budaya

RedaksiKBID

Albusmin, Ekstrak Ikan Kutuk yang Ampuh Jaga Kesehatan Tubuh

RedaksiKBID