KampungBerita.id
Kampung Raya Lakone Surabaya Teranyar

Foto Bareng Wali Kota Jadi Sorotan, Kaji Ipuk: Biar Tidak Stres, Pejabat juga Perlu Tertawa

Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri dan anggota Komisi B, Yuga Pratisabda Widyawasta berkeliling melihat pemeran fotografi.@KBID-2026.

KAMPUNGBERITA.ID-Di sela-sela waktu luang, Kamis (13/8/2026), Ketua DPRD Kota Surabaya, Syaifuddin Zuhri menyempatkan diri mengunjungi pameran fotografi yang diselenggarakan Pokja Jurnalis Dewan Surabaya (Judes) dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Pameran itu digelar di lobi Gedung DPRD Kota Surabaya mulai tanggal 10 hingga 20 Agustus.

Kaji Ipuk, sapaan akrab Syaifuddin Zuhri, tidak hanya menikmati deretan karya jurnalistik, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa menjaga Surabaya tetap aman dan nyaman membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Dia meninjau satu per satu foto yang dipamerkan. Suasana berlangsung cair ketika dia memberikan komentar terhadap sejumlah karya yang menjadi kandidat finalis lomba. Sesekali celetukannya mengundang tawa wartawan yang mendampinginya.

Perhatian Syaifuddin kemudian tertuju pada sebuah foto di bagian tengah area pameran, tepat di depan podium. Foto tersebut mengabadikan momen dirinya bersama Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi yang tertawa lepas menjelang pintu lift tertutup.

Dia seksama mengamati foto itu beberapa saat. Bagi dia, gambar tersebut memperlihatkan sisi lain pejabat publik yang selama ini lebih sering terlihat dalam suasana formal, mulai dari rapat hingga pembahasan kebijakan kota. “Kepala daerah harus terlihat berwibawa, tegas, luwes dan humble di depan publik. Tapi juga enggak perlu kelihatan serius terus, nanti dikira stres mikirin rakyat melulu,” ujar dia sembari tersenyum.

Di balik suasana santai tersebut, politisi senior PDI-P ini memberikan apresiasi terhadap rangkaian kegiatan Pokja Judes dalam menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Menurut dia, aktivitas yang melibatkan insan pers, anggota DPRD, Sekretariat DPRD dan masyarakat memiliki arti lebih dari sekadar hiburan. “Saya selaku Ketua DPRD Surabaya amat sangat bangga terhadap teman-teman Judes,”tegas dia.

Mantan Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya ini menilai kegiatan kemerdekaan dapat menjadi ruang untuk mencairkan sekat formal antara pers dan lembaga legislatif. Interaksi melalui kegiatan olahraga dan aktivitas bersama dinilai dapat membangun komunikasi yang lebih terbuka.

Kaji Ipuk bahkan mendorong anggota DPRD dan jajaran Sekretariat DPRD Surabaya untuk lebih aktif berpartisipasi dalam kegiatan yang digagas Judes pada momentum berikutnya.
“Teman-teman Judes, DPRD, serta Sekwan harusnya juga membaur menjadi satu,” tambah dia.

Namun, dari pembicaraan mengenai kebersamaan, Kaji Ipuk kemudian menyoroti persoalan yang lebih substantif, yakni keamanan dan kenyamanan Surabaya. Dia mengingatkan bahwa keamanan kota tidak dapat sepenuhnya diserahkan kepada pemerintah maupun aparat keamanan.

Menurut dia, terdapat “pagar keamanan” yang jauh lebih penting daripada sekadar pagar fisik. Pagar tersebut berupa kesadaran, komitmen, kepatuhan terhadap konstitusi serta tanggung jawab setiap elemen masyarakat. “Pagar keamanan yang utama bukanlah fisik, melainkan pagar mental dan komitmen sesuai konstitusi,” tegas dia.

Pernyataan itu menjadi penting di tengah kebutuhan menjaga Surabaya sebagai kota yang aman dan nyaman. Kaji Ipuk menekankan bahwa pemerintah, aparat keamanan, DPRD, pers dan masyarakat memiliki peran masing-masing yang harus berjalan searah. Kerukunan, menurut dia, merupakan modal sosial yang tidak boleh diabaikan. Sebab, keamanan kota bukan hanya persoalan penanganan ketika gangguan terjadi, melainkan juga bagaimana seluruh warga merasa memiliki terhadap kotanya. “Kalau ngomong arek Suroboyo, pasti tidak akan rela Surabaya itu menjadi tidak nyaman,” ungkap dia.

Rangkaian kegiatan Judes masih akan berlanjut. Setelah pertandingan tenis meja, agenda berikutnya, lomba karaoke, lomba domino, lomba tradisional, dan turnamen mini soccer pada 21 Agustus 2026, serta diskusi sebagai bagian dari rangkaian peringatan kemerdekaan.

Ketua panpel Bambang Hadi Marwanto, menyambut baik keterbukaan Syaifuddin terhadap kegiatan Judes. Dia berharap keterlibatan anggota DPRD dalam kegiatan yang diinisiasi Judes dapat semakin meningkat pada tahun mendatang.

Bagi para jurnalis maupun politisi, keterlibatan lintas unsur dalam kegiatan jelang peringatan kemerdekaan RI ini memperlihatkan bahwa ruang publik tidak selalu harus dibangun melalui forum resmi. Olahraga, fotografi, dan perjumpaan informal dapat menjadi medium untuk membangun komunikasi, sekaligus menguji sejauh mana semangat kebersamaan benar-benar diterapkan. KBID-BE

Related posts

Reses Pertama, Bang Jo Kenalkan Fungsi dan Wewenang DPRD ke Masyarakat

Baud Efendi

Atlet Disabilitas Meriahkan Final Futsal Piala Kakanwil DJP Jatim II

RedaksiKBID

Cegah Keputusan Wasit Kontroversial, Piala Dunia U-17 Gunakan VAR

Baud Efendi